Pria Ini Awalnya Cuma Iseng, Kini PP Jakarta-Puncak Jastip Sate Maranggi-Gemblong

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jasa titip atau jastip terus menjadi peluang bisnis yang menjanjikan hingga saat ini. Tidak hanya produk luar negeri, jastip juga merambah produk lokal seperti makanan, kecantikan, pakaian, sepatu, bahkan perlengkapan ibu dan anak. Salah satu pelaku jastip yang sukses adalah Fristo Linanggeng bersama istrinya yang membuka jasa titip jajanan khas Puncak, Bogor.

Meski bukan makanan dari luar pulau, jastip makanan dari Puncak, Bogor ternyata diminati banyak orang. Puncak, Bogor dikenal memiliki banyak jajanan khas yang otentik dan hanya bisa dinikmati di kawasan tersebut. Awalnya, Fristo membuka jastip ini karena ada komentar dari netizen di akun sosial medianya yang ingin dititipkan Sate Maranggi. Dari tiga orang pertama yang memesan, kini jumlah peminat jastipnya terus bertambah.

Fristo mengaku awalnya hanya iseng saat melihat komentar di konten sosial medianya saat berada di Puncak. Tiga orang netizen meminta dititipkan Sate Maranggi dan dia pun menyanggupinya. Sejak saat itu, dia mulai serius menjalankan bisnis jastip ini. Dalam video konten yang dia buat, banyak netizen yang tertarik dan ingin ikut jastip jajanan Puncak.

Fristo yang tinggal di Depok, Jawa Barat, saat ini menetap sementara di Puncak, Bogor karena harus menemani orang tuanya. Meski demikian, dia tetap bekerja di Jakarta dan melakukan perjalanan pulang pergi untuk mengirimkan jastip jajanan Puncak kepada pelanggannya. Perjalanan dari Puncak ke Bogor ditempuh dengan motor, lalu dilanjutkan dengan kereta api dari Bogor ke Jakarta. Total waktu tempuh perjalanan sekitar tiga jam.

Melihat antusiasme pelanggan yang tinggi, Fristo pun mulai serius menjalankan bisnis jastip ini bersama istrinya. Meski menjadi usaha sampingan, dia terus belajar untuk mengelola bisnisnya agar berjalan lancar. Dalam enam bulan terakhir, bisnis jastipnya terus berkembang berkat promosi melalui konten di TikTok dan Instagram. Jastip ini tidak dibuka setiap hari, hanya pada hari-hari tertentu saja.

Dalam sehari, Fristo membatasi jumlah pesanan hingga sekitar 40 orang. Namun, jumlah makanan yang dititipkan tidak dibatasi. Pelanggan bisa menitipkan makanan apa saja dari Puncak. Menu jajanan Puncak yang paling laris adalah Sate Maranggi, Sate Hanjawar, dan Gemblong Bu Juju. Selain itu, risol durian Puncak juga menjadi salah satu menu yang paling diminati. Menu lainnya seperti roti arab dan permen arab juga tersedia.

Fristo tidak menyebutkan secara pasti berapa omzet yang dia dapatkan dari bisnis jastip ini. Namun, dia mengatakan bahwa omzetnya sudah cukup untuk membuka lapangan kerja. Saat ini, dia memiliki lima karyawan yang bertugas sebagai admin media sosial, admin WhatsApp, serta tim kurir yang bertugas membeli dan mengirimkan jajanan hasil jastip kepada pelanggan.

Tim kurirnya terdiri dari empat orang, dua di Puncak dan dua di Bogor. Mereka membeli makanan dari pagi hari sekitar pukul 04.00-05.00, kemudian membawa semua makanan ke rumah Fristo. Setelah itu, makanan tersebut dibagikan satu per satu kepada pembeli.

Ke depannya, Fristo berharap bisnis jastipnya bisa berkembang tidak hanya untuk jajanan Puncak saja, tetapi juga bisa diperluas ke daerah lain seperti Bogor, Bandung, dan Yogyakarta. Bahkan, dia memiliki target untuk membuka jastip produk dari luar negeri.

Fristo Linanggeng membuktikan bahwa bisnis jastip masih memiliki peluang besar di era digital ini. Dengan memanfaatkan media sosial dan konten yang menarik, bisnis sampingan ini bisa berkembang menjadi usaha yang menguntungkan. Dari awalnya hanya iseng karena ada komentar netizen, kini bisnis jastip jajanan Puncak ini telah memberikan penghasilan tambahan dan membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Menariknya, Fristo tidak hanya fokus pada satu jenis produk, tetapi membuka peluang untuk menitipkan berbagai macam makanan dari Puncak. Ini menunjukkan bahwa peluang bisnis jastip sangat luas, tidak terbatas pada produk tertentu saja. Dengan manajemen yang baik dan pelayanan yang memuaskan, bisnis jastip bisa menjadi pilihan usaha sampingan yang menjanjikan di masa depan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan