Serangan drone menghantam kafe di wilayah Kherson, Ukraina Selatan, menyebabkan 24 orang tewas. Rusia menuduh Ukraina berada di balik insiden ini, mengecamnya sebagai tindakan yang merusak upaya perdamaian. Kherson sendiri berada di bawah kendali Rusia sejak lama. Ukraina belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan ini.
Tuduhan ini muncul di tengah momen diplomatik yang genting, di mana upaya damai telah berlangsung berminggu-minggu. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim negaranya masih butuh waktu sekitar 10 persen lagi untuk mencapai kesepakatan damai. Konflik yang dimulai sejak 2022 telah menewaskan puluhan ribu orang, menghancurkan wilayah timur Ukraina, dan memaksa jutaan warga mengungsi dari rumah mereka.
Vladimir Saldo, gubernur Kherson yang ditunjuk Rusia, menyatakan bahwa tiga drone ditembakkan ke arah kafe dan hotel di pesisir Laut Hitam, Khorly, yang saat itu sedang digunakan warga untuk merayakan Tahun Baru. Dalam unggahan Telegram-nya, Saldo membagikan foto-foto yang menunjukkan bangunan yang hangus, puing-puing yang masih membara, serta jenazah-jenazah korban. Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan atas serangan ini, dengan jumlah korban tewas dilaporkan lebih dari 20 orang. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa data korban masih dalam proses klarifikasi. Saldo juga mengungkapkan bahwa lebih dari 100 orang berkumpul di lokasi kejadian saat serangan terjadi.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengklasifikasikan serangan ini sebagai tindakan teroris, mendesak organisasi internasional untuk mengutuknya, serta memperingatkan bahwa Kyiv akan menghadapi konsekuensi yang sesuai. Moskow juga menuduh pihak berwenang Ukraina sengaja menghambat setiap upaya penyelesaian damai atas konflik yang berkepanjangan.
Di sisi lain, Zelensky menuduh Rusia membawa perang ke momen Tahun Baru dengan meluncurkan lebih dari 200 drone dalam semalam, terutama menargetkan fasilitas-fasilitas energi. Serangan serupa juga terjadi di wilayah Kharkiv, di mana Rusia menyerang sebuah taman yang memiliki kebun binatang, melukai satu orang. Beberapa hewan, termasuk singa, turut terluka, sementara burung merpati dan burung beo dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Oleksandr Feldman, pemilik taman, kepada media Ukraina.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato Tahun Barunya menyatakan keyakinan bahwa Rusia akan keluar sebagai pemenang dalam konflik melawan Ukraina.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Institute for the Study of War (ISW) 2025 menunjukkan bahwa penggunaan drone dalam konflik modern meningkat 300% sejak 2022. Drone tidak hanya digunakan untuk pengintaian, tetapi juga sebagai alat serangan presisi, terutama di area padat penduduk. Laporan ini juga mencatat bahwa serangan drone terhadap fasilitas sipil meningkat drastis di wilayah Kherson sejak pertengahan 2025, menunjukkan pergeseran taktik militer yang memanfaatkan teknologi canggih untuk menciptakan tekanan psikologis.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Konflik Rusia-Ukraina telah memasuki fase baru di mana teknologi menjadi senjata utama. Drone, yang awalnya digunakan untuk pengintaian, kini menjadi alat serangan yang mematikan. Serangan di Kherson menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat digunakan untuk menargetkan area sipil, menciptakan dampak psikologis yang luas. Di sisi lain, upaya diplomasi terus berlangsung, tetapi kepercayaan antara kedua belah pihak masih sangat rendah. Masyarakat internasional perlu memperkuat mekanisme pengawasan dan perlindungan terhadap warga sipil di zona konflik.
Studi Kasus:
Serangan drone di Khorly, Kherson, menjadi contoh nyata bagaimana teknologi modern dapat digunakan untuk menargetkan area sipil. Dengan lebih dari 100 orang berkumpul untuk merayakan Tahun Baru, serangan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam. Studi kasus ini menunjukkan pentingnya perlindungan warga sipil di zona konflik, terutama di area yang dianggap aman seperti tempat hiburan.
Infografis:
- Jumlah Drone yang Diluncurkan Rusia di Malam Tahun Baru: 200+
- Jumlah Korban Tewas di Khorly, Kherson: 24 orang
- Jumlah Hewan yang Terluka di Kebun Binatang Kharkiv: Beberapa singa
- Jumlah Hewan yang Tewas di Kebun Binatang Kharkiv: Burung merpati dan burung beo
- Tingkat Penggunaan Drone dalam Konflik (2022-2025): Meningkat 300%
Konflik Rusia-Ukraina terus menunjukkan kompleksitasnya, di mana teknologi modern dan upaya diplomasi berjalan beriringan. Serangan drone di Kherson menjadi pengingat bahwa di tengah upaya damai, rakyat sipil tetap menjadi korban utama. Diperlukan komitmen internasional yang kuat untuk melindungi warga sipil dan memastikan bahwa teknologi digunakan untuk perdamaian, bukan untuk perang. Mari bersama-sama mendukung upaya-upaya damai dan perlindungan terhadap hak asasi manusia di seluruh dunia.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.