Pemerintah Sediakan Hunian Sementara bagi Korban Bencana di Sumatera

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah terus berkomitmen penuh dalam menangani bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, mencakup Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menekankan bahwa langkah-langkah konkret terus dijalankan, termasuk penyediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak. Ia menjelaskan bahwa pemerintah sedang merancang rehabilitasi dan rekonstruksi, memastikan huntara tersedia sebelum beralih ke hunian tetap, agar masa tanggap darurat dapat segera diakhiri dan aktivitas warga normal kembali.

Instruksi Presiden Prabowo Subianto ditegaskan untuk menggerakkan seluruh kekuatan nasional dalam penanganan darurat. Fokus utama meliputi evakuasi korban, distribusi logistik, perlindungan pengungsi, pengerahan tenaga kesehatan, serta pemulihan infrastruktur transportasi dan komunikasi. Pemerintah memastikan sinergi antarlembaga berjalan efektif di lapangan.

Upaya percepatan evakuasi dan pemulihan jalur transportasi serta komunikasi terus digencarkan. Aliran logistik dari pemerintah dan lembaga non-pemerintah terus mengalir ke titik-titik pengungsian, dengan penambahan distribusi secara berkala. Pratikno juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB, aparat, dan relawan yang bekerja keras di lokasi bencana.

Berdasarkan data terbaru BNPB, jumlah korban bencana di Sumatera mengalami peningkatan. Rinciannya: Sumatera Utara mencatat 217 korban meninggal dan 209 orang hilang; Aceh mencatat 96 korban meninggal dan 75 orang hilang; Sumatera Barat mencatat 129 korban meninggal dan 118 orang hilang.

Studi Kasus: Penanganan Bencana di Tapanuli Utara menunjukkan efektivitas sistem peringatan dini berbasis komunitas yang berhasil menyelamatkan ratusan nyawa. Infografis distribusi bantuan logistik periode Desember 2025 menunjukkan 85% kebutuhan dasar terpenuhi dalam 72 jam pasca-bencana.

Mari terus dukung upaya pemulihan dan doakan keselamatan seluruh masyarakat terdampak. Kita buktikan bahwa gotong royong dan ketangguhan bangsa mampu mengatasi cobaan seberat apa pun. Ayo bersatu, bangkit bersama, dan jadikan musibah ini sebagai momentum memperkuat solidaritas nasional demi masa depan yang lebih tangguh.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan