Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya menyiapkan sumber daya manusia industri yang unggul. Salah satu langkah strategis pemerintah adalah memperkuat kesiapan tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa Indonesia kini berada pada masa krusial bonus demografi, dengan jumlah penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta orang. Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat proses industrialisasi dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Menurut Agus, tingkat pengangguran yang masih berada di sekitar lima persen mendorong pemerintah mengambil langkah proaktif dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja. Dalam konteks penguatan SDM industri nasional, arah pembangunan pendidikan vokasi sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi menjadi strategi utama untuk memutus rantai kemiskinan. Presiden juga menekankan agar pendidikan vokasi dijadikan sebagai prioritas nasional sehingga lulusannya benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah sebagai misi pembangunan nasional, yang menempatkan pembangunan manusia unggul, percepatan industrialisasi berbasis nilai tambah, penguatan hilirisasi berkelanjutan, serta transformasi digital dan inovasi teknologi sebagai agenda strategis. Semua agenda besar tersebut hanya dapat dicapai apabila Indonesia memiliki SDM industri yang kompeten, adaptif, produktif, dan siap menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Agus memaparkan bahwa Kemenperin telah menyusun Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) sebagai kerangka pembangunan industri nasional ke depan. Strategi ini menempatkan transformasi industri dalam empat arah besar, yaitu peningkatan nilai tambah melalui industrialisasi, pembangunan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan, percepatan penerapan teknologi digital dalam proses manufaktur, serta pembangunan industri yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat merasakan manfaat industrialisasi. Seluruh arah tersebut hanya dapat berjalan apabila Indonesia memiliki SDM yang unggul dan inovatif dalam mengelola kemajuan teknologi dan dinamika pasar global.
Untuk memastikan kebutuhan SDM industri terpenuhi, Kemenperin telah membangun ekosistem vokasi yang terintegrasi melalui jaringan 13 Politeknik dan Akademi Komunitas, 9 Sekolah Menengah Kejuruan, serta 7 Balai Diklat Industri. Semua lembaga ini memiliki spesialisasi pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor industri secara langsung. Kemenperin juga terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri melalui kurikulum link and match, teaching factory, magang industri, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik guna memastikan pendidikan vokasi selalu selaras dengan perkembangan teknologi terbaru.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Doddy Rahadi dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total 2.993 lulusan tahun ini, sebanyak 49,28 persen telah terserap bekerja, melanjutkan studi, atau menjalankan usaha mandiri. Selain itu, sebanyak 151 lulusan Program Setara Diploma 1 yang merupakan hasil kerja sama dengan industri, seluruhnya telah terserap bekerja. Hal ini menjadi bukti kuat atas meningkatnya kepercayaan sektor industri terhadap kualitas pendidikan vokasi Kemenperin.
Doddy juga menjelaskan bahwa BPSDMI terus mendorong transformasi kelembagaan dengan memperluas status Badan Layanan Umum (BLU) bagi Politeknik di bawah Kemenperin, serta meningkatkan akreditasi nasional dan internasional. Langkah ini diambil untuk memastikan lembaga pendidikan vokasi memiliki tata kelola yang unggul, fleksibel, dan mampu bersaing di kancah global.
Pada kesempatan yang sama, Agus mengukuhkan dua Guru Besar baru, yaitu Prof. Dr. Candra Irawan, M.Si. dari Politeknik AKA Bogor dan Prof. Dr. Siti Aisyah, S.T., M.T. dari Politeknik STMI Jakarta. Keduanya memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan riset di bidang kimia bahan alam, teknik industri otomotif, serta inovasi proses industri. Agus menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi para akademisi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusional karena akan memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan riset terapan yang relevan bagi kebutuhan industri.
Data Riset Terbaru menunjukkan bahwa lulusan pendidikan vokasi di Indonesia mengalami peningkatan daya serap di dunia kerja hingga mencapai 70% dalam tiga tahun terakhir. Studi dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa lulusan vokasi cenderung lebih cepat terserap ke pasar kerja dibandingkan lulusan pendidikan umum, terutama di sektor manufaktur, teknologi informasi, dan energi terbarukan. Infografis dari Kemenperin juga menunjukkan bahwa sektor industri padat karya dan berbasis teknologi tinggi menjadi penyerap utama tenaga kerja vokasi, dengan pertumbuhan permintaan mencapai 12% per tahun.
Investasi dalam pendidikan vokasi bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga soal masa depan bangsa. Dengan memperkuat SDM unggul dan berdaya saing, Indonesia tidak hanya siap menghadapi tantangan global, tetapi juga mampu menjadi pemimpin dalam era industrialisasi 4.0. Mari wujudkan generasi emas yang produktif, inovatif, dan siap mengubah tantangan menjadi peluang untuk kemajuan Indonesia.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.