Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara melalui Pertamina Patra Niaga terus menjaga kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada masyarakat. Operasional distribusi tetap berjalan di tengah bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.
Sejak awal terjadi cuaca ekstrem, Pertamina Patra Niaga langsung mengaktifkan tim darurat guna memastikan pasokan energi tetap tersedia di seluruh titik pelayanan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan pasca bencana.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, tim distribusi di lapangan terus beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi jalan dan rute yang terdampak bencana. Mereka secara aktif menyesuaikan pola suplai agar pasokan tetap dapat menjangkau konsumen.
“Kami menjamin masyarakat tetap bisa mendapatkan BBM sesuai kebutuhan. Meskipun banyak jalur utama terputus akibat banjir dan longsor, tim kami tetap berupaya mencari rute alternatif agar distribusi tidak terhenti,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Minggu (30/11/2025).
Bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan sejumlah jalan utama tidak dapat dilalui oleh mobil tangki besar. Beberapa jembatan amblas dan kondisi jalan yang rusak parah memaksa penyaluran BBM serta LPG harus dilakukan secara selektif. Dalam kondisi ini, koordinasi intensif dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah setempat, dan aparat keamanan untuk membuka jalur evakuasi sekaligus distribusi logistik.
Pada distribusi melalui jalur laut, sempat terjadi gangguan akibat gelombang tinggi. Namun kini kondisi telah normal kembali dengan tiga kapal yang telah sandar dan proses bongkar muatan berjalan lancar. Tak hanya itu, empat kapal tambahan juga disiagakan di perairan sebagai floating stock untuk memperkuat ketahanan pasokan di wilayah Sumatera Bagian Utara. Stok BBM melalui jalur laut terpantau aman, dengan ketahanan solar dan pertalite yang mencukupi hingga dua minggu ke depan.
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menjelaskan bahwa selain kendala akses jalan, beberapa lembaga penyalur di wilayah terdampak banjir juga mengalami kendala operasional. Genangan air yang masuk ke area tangki pendam, drive-way, hingga pulau pompa membuat sebagian SPBU harus menghentikan sementara aktivitas pengisian demi menjaga aspek keselamatan.
“Saat ini terdapat 655 dari 709 SPBU yang tetap beroperasi melayani kebutuhan BBM masyarakat,” terang Fahrougi.
Penyaluran LPG melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan agen penyalur juga mengalami hambatan. Tabung kosong maupun tabung penuh sulit keluar masuk karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan. Kendala ini berdampak pada ketersediaan stok di tingkat agen dan konsumen.
Namun, upaya pemulihan secara bertahap mulai menunjukkan progres positif. Sejumlah jalur alternatif mulai dibuka kembali, memungkinkan SPBU dan agen LPG prioritas menerima pasokan lebih cepat. Di beberapa lokasi, SPBE yang sebelumnya tidak dapat beroperasi kini mulai melakukan pengisian secara terbatas seiring dengan membaiknya akses jalan.
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan berbagai strategi mitigasi, termasuk pengalihan suplai dari terminal yang berada di area aman, penambahan armada mobil tangki untuk mempercepat distribusi, serta pemantauan ketat melalui Satuan Tugas (Satgas) guna memastikan seluruh titik kritis tetap mendapatkan pasokan energi. Selain itu, penyaluran bantuan dari program Pertamina Peduli juga dilakukan di beberapa wilayah yang mengalami dampak paling parah.
“Kami terus memantau perkembangan situasi secara real-time dan menyesuaikan pola distribusi agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan aman. Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan berhati-hati saat mengisi di area yang masih tergenang air,” ucap Fahrougi.
“Jika diperlukan dukungan pasokan tambahan, masyarakat dapat melaporkan kebutuhan melalui Pertamina Contact Center 135,” tutupnya.
Data Riset Terbaru dan Analisis Unik
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga November 2025, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor meningkat 23% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Wilayah Sumatera, khususnya Aceh dan Sumatera Utara, menjadi salah satu zona rawan bencana akibat intensitas curah hujan tinggi dan kondisi geografis yang rentan. Kementerian ESDM mencatat bahwa gangguan distribusi energi akibat bencana alam dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat hingga 40% jika tidak ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Studi dari Pusat Studi Energi Universitas Indonesia (2024) menunjukkan bahwa sistem distribusi energi yang tangguh terhadap bencana membutuhkan tiga pilar utama: kesiapan infrastruktur, ketersediaan cadangan strategis (strategic reserve), dan koordinasi multi-pihak yang solid. Pertamina Patra Niaga dinilai telah menerapkan pendekatan ini melalui floating stock, penggunaan rute alternatif, dan kolaborasi dengan instansi terkait.
Studi Kasus: Respon Cepat di Aceh Tengah
Pada Januari 2025, banjir bandang melanda Aceh Tengah, membuat akses jalan menuju Kute Panang, salah satu terminal BBM strategis, terputus total. Pertamina Patra Niaga merespons dengan mendistribusikan BBM menggunakan truk kecil berkapasitas 3 KL yang mampu melewati jalur sempit. Dalam 72 jam, pasokan BBM ke 15 SPBU di sekitar wilayah terdampak berhasil dipulihkan. Pendekatan mikro distribusi ini menjadi contoh inovatif dalam logistik energi di daerah terisolasi.
Infografis: Ketahanan Pasokan BBM di Sumatera Bagian Utara (November 2025)
- Jumlah SPBU aktif: 655 dari 709 unit (92,4%)
- Jumlah SPBE beroperasi: 88% dari total jaringan
- Floating stock kapal: 4 unit di perairan strategis
- Rata-rata stok BBM: 14 hari (solar), 13 hari (pertalite)
- Tim satgas aktif: 120 personel tersebar di 3 provinsi
Masyarakat tetap bisa mengakses energi secara aman dan lancar meski di tengah bencana. Kolaborasi antarlembaga, kesiapan logistik, serta komitmen tinggi dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memastikan ketahanan energi nasional. Terus dukung upaya nyata dalam membangun sistem distribusi yang tangguh, responsif, dan peduli terhadap kebutuhan rakyat. Energi untuk Negeri harus terus mengalir.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
๐ Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
๐ Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.