Banjir Meluas, Stok Beras Aceh-Sumut Ternyata Segini… Aman?

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Perum Bulog menjamin ketersediaan stok beras di tiga wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor, yakni Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa pasokan beras untuk masyarakat yang membutuhkan tetap terjaga meskipun sejumlah akses jalan terputus.

Berdasarkan data yang disampaikan, stok beras di wilayah Aceh mencapai 800.000 ton, Sumatera Utara sekitar 920 ton, dan gudang Bulog di Padang menyimpan 400.000 ton. Rizal menegaskan bahwa ketersediaan beras tidak menjadi masalah karena stoknya terjamin. Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu gudang di Sibolga, Sumatera Utara sempat terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 10 hingga 15 cm. Meski demikian, proses pengeringan dan pemompaan air telah dilakukan, sehingga kualitas beras tetap terjaga.

Untuk membantu korban bencana, Bulog telah menyalurkan bantuan sebanyak 1.245.255 kilogram beras yang cukup untuk kebutuhan 14 hari ke depan. Pengiriman dilakukan langsung dari gudang-gudang terdekat di wilayah terdampak. Namun, karena banyaknya akses jalan yang terputus, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur udara bekerja sama dengan TNI, Basarnas, serta perusahaan swasta yang memiliki helikopter atau pesawat.

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (ASPERINDO) mencatat sejumlah wilayah yang terisolir dan hanya dapat dijangkau melalui udara, seperti Tapanuli Utara, Sibolga, Tapanuli Tengah, Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Langkat, Aceh Tamiang, Langsa, Lhokseumawe, Bireun, Banda Aceh, Kutacane, Blangkejeren, dan Aceh Singkil.

Data Riset Terbaru 2025 menunjukkan bahwa distribusi logistik melalui udara selama bencana alam meningkat 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Studi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam penyediaan armada udara sangat membantu percepatan penyaluran bantuan. Infografis dari Kementerian Pertanian memperlihatkan bahwa stok beras nasional saat ini mencukupi hingga 6 bulan ke depan, dengan cadangan strategis tersebar di 45 titik gudang Bulog di seluruh Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Basarnas, dan pihak swasta menjadi kunci utama dalam menjamin ketahanan pangan saat darurat bencana. Ketersediaan stok yang memadai, didukung sistem distribusi yang cepat dan terkoordinasi, mampu mencegah krisis pangan di wilayah terdampak. Mari terus dukung upaya percepatan pemulihan dengan semangat gotong royong, karena kepedulian dan sinergi nyata adalah benteng terkuat saat bencana menghadang.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan