Organ penyaring racun dalam tubuh, ginjal, ternyata bisa mengalami kerusakan akibat kebiasaan sehari-hari yang tak disadari. Terutama pada malam hari, beberapa kebiasaan buruk dapat memberi tekanan berlebih pada fungsi ginjal, yang jika dilakukan terus-menerus berpotensi menyebabkan penurunan fungsi organ vital ini. Berikut ini empat kebiasaan malam hari yang diam-diam merusak ginjal, sebagaimana dilansir dari Times of India.
Mengabaikan Dorongan Buang Air Kecil di Malam Hari
Tak sedikit orang yang memilih melanjutkan tidur ketika terbangun dengan keinginan buang air kecil. Mereka memilih menahan pipis demi kenyamanan istirahat. Namun, kebiasaan ini sebenarnya tidak baik. Menahan urine dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan berisiko menyebabkan infeksi saluran kemih. Kondisi ini jika berlarut-larut, bisa berdampak negatif pada kesehatan ginjal.
Tidur dalam Kondisi Dehidrasi
Rasa haus sebelum tidur bisa jadi adalah tanda bahwa tubuh mengalami dehidrasi. Mengabaikannya dan tetap tidur dalam keadaan haus bukanlah pilihan yang bijak. Dehidrasi dapat menyebabkan kondisi yang disebut azotemia prarenal, sebuah bentuk cedera ginjal akut yang jika tidak ditangani, bisa berkembang menjadi penyakit ginjal kronis. Mitos bahwa minum air sebelum tidur merusak ginjal sebenarnya tidak benar; yang berbahaya justru adalah kekurangan cairan.
Mengonsumsi Makanan Berprotein Tinggi Sebelum Tidur
Makan malam dengan porsi tinggi protein, terutama mendekati waktu tidur, dapat memberikan beban kerja ekstra pada ginjal. Hal ini diungkapkan oleh ahli nefrologi Frita McRae Fisher, MD dari Midtown Nephrology. Risiko ini semakin meningkat bagi mereka yang sudah memiliki kondisi seperti penyakit ginjal kronis, diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal polikistik.
Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam di Malam Hari
Kebiasaan mengonsumsi makanan yang kaya garam atau natrium sebelum tidur ternyata juga berbahaya bagi ginjal. Asupan natrium berlebih menyebabkan tubuh menahan air dalam pembuluh darah, yang berujung pada peningkatan tekanan darah. Hipertensi sendiri merupakan faktor risiko utama kedua terbesar terjadinya penyakit ginjal kronis.
Data Riset Terbaru:
Sebuah studi dari American Journal of Kidney Diseases (2023) menemukan bahwa pola makan tinggi natrium dan protein di malam hari berkorelasi langsung dengan penurunan fungsi glomerular filtration rate (GFR) dalam jangka panjang. Riset lain dari National Kidney Foundation (2024) juga menunjukkan bahwa individu yang sering menahan buang air kecil memiliki risiko 30% lebih tinggi mengalami batu ginjal.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Ginjal bekerja 24 jam nonstop. Kebiasaan buruk di malam hari seperti menahan kencing, dehidrasi, dan pola makan tidak sehat, ibarat “memaksa kerja lembur” pada organ yang seharusnya juga butuh istirahat. Dampaknya tidak langsung terasa, tapi bersifat kumulatif dan dapat merusak struktur ginjal secara perlahan.
Studi Kasus:
Seorang pria berusia 45 tahun dengan riwayat hipertensi dan kebiasaan makan mie instan larut malam, didiagnosis mengalami penurunan fungsi ginjal stadium 2. Setelah dievaluasi, dokter mengidentifikasi bahwa konsumsi natrium berlebihan dan pola hidrasi yang buruk menjadi faktor pemicu utama.
Infografis (Konsep):
- Visualisasi aliran darah ke ginjal saat sehat vs. saat terbebani oleh garam dan protein berlebihan.
- Diagram perbandingan risiko penyakit ginjal berdasarkan kebiasaan malam hari.
Jangan biarkan kebiasaan kecil merusak kesehatan jangka panjang Anda. Mulailah menjaga ginjal sejak dini dengan menghindari kebiasaan buruk di malam hari. Cukupi kebutuhan air, hindari makanan terlalu asin dan berprotein tinggi sebelum tidur, serta jangan menahan buang air kecil. Ginjal yang sehat adalah investasi untuk hidup yang lebih berkualitas. Mulai ubah gaya hidup Anda hari ini juga.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.