Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Motor di Rumah Sakit

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Aktor Gary Iskak mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang berujung pada meninggalnya sang aktor. Menurut keterangan pihak kepolisian, Gary dinyatakan tutup usia di rumah sakit setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa korban tiba di fasilitas kesehatan pada pukul 01.00 dini hari. Ia sempat menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 09.00 WIB pagi tadi. “Setelah menjalani perawatan intensif, jam 09.00 WIB pagi tadi dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit RSPPN Sunyoto,” ucap Nicolas.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, memberikan rincian lebih lanjut terkait kejadian tersebut. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di depan tempat pencucian mobil Rainbow. Dari keterangan saksi, Gary Iskak yang mengendarai sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga terpelanting ke jalan dan menabrak pohon.

“Terpelanting ke jalan,” kata Seala saat dihubungi pada Sabtu (29/11). Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan awal, tidak ditemukan indikasi pengaruh alkohol dalam tubuh korban saat kejadian. “Keterangan Saksi, korban nabrak pohon, out of control,” jelasnya.

Insiden ini mengejutkan banyak pihak mengingat Gary Iskak dikenal sebagai aktor yang pernah membintangi sejumlah judul film dan sinetron populer di Indonesia. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Data riset terbaru dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes 2024 menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama kematian usia produktif di perkotaan, dengan 27% kasus melibatkan pengendara sepeda motor yang mengalami kehilangan kendali di jalanan licin atau minim penerangan. Studi dari Universitas Indonesia (2023) juga mencatat 68% kecelakaan malam hari disebabkan oleh faktor kelelahan dan kondisi jalan yang tidak memadai.

Sebuah studi kasus dari RSCM (2022) mencatat bahwa pasien kecelakaan motor yang tiba di IGD dalam waktu kurang dari 30 menit memiliki tingkat kesembuhan 3,2 kali lebih tinggi dibanding yang terlambat. Sayangnya, Gary Iskak tiba di rumah sakit setelah lebih dari 30 menit kejadian, yang diduga memengaruhi proses penanganan medis.

Setiap detik sangat berharga dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Mari lebih waspada saat berkendara, patuhi rambu, istirahat cukup sebelum berkendara jauh, dan selalu gunakan perlindungan diri. Nyawa tak bisa diulang, tapi pencegahan bisa dimulai hari ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan