Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya merencanakan mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Haji dan Umrah mengenai penurunan drastis kuota jemaah haji untuk tahun 2026. Data dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan bahwa kuota tersebut berubah dari 1.399 menjadi hanya 309, atau mengurangi lebih dari seribu peserta potensial.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan surat keberatan untuk dikirim ke Kementerian Haji dan Umrah. Langkah ini diambil karena penurunan kuota tersebut dianggap tidak seimbang dan dapat menghambat aspirasi umat muslim di daerah tersebut.
“Benar, kami sedang menyusun surat yang akan disampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah. Kami berharap sistem pembagian kuota bisa dikembalikan seperti yang sudah terjadi sebelumnya,” tutur Cecep pada Selasa (11/11/2025).
Cecep menegaskan bahwa distribusi kuota harus sesuai dengan jumlah populasi muslim di setiap wilayah, karena Tasikmalaya dikenal sebagai daerah dengan komunitas muslim yang padat dan banyak pondok pesantren. Ia mengingatkan agar calon jemaah tetap tenang dan tidak terbawa emosi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Saya minta jemaah untuk tetap sabar, tawakal, dan bersikap ikhlas. Kami di Pemkab Tasikmalaya akan berusaha melalui jalur resmi agar kuota haji dapat kembali normal,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Asep Bahria, menjelaskan bahwa penurunan kuota ini merupakan akibat dari penerapan sistem daftar tunggu nasional yang disesuaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah. “Kuota kami untuk tahun 2026 hanya 309 orang, dari 1.399 sebelumnya. Ini berarti kurangnya sekitar 1.090 calon jemaah,” kata Asep.
Kebijakan baru tersebut juga menyebabkan daftar tunggu haji di Tasikmalaya semakin panjang. Sebelumnya, masa tunggu mencapai 17 tahun, namun sekarang tampaknya akan bertambah lebih lama.
Sekarang, banyak umat muslim di Tasikmalaya yang mengharapkan agar pemerintah pusat memperhatikan keberatan mereka. Penurunan kuota ini bukan hanya mengurangi kesempatan ibadah, tetapi juga mempengaruhi sentimen masyarakat yang telah menantikan pelaksanaan haji selama bertahun-tahun. Di tengah situasi ini, penting bagi semua pihak untuk tetap tenang dan berharap pada solusi yang segera hadir.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.