Saat beberapa daerah berhenti PPPK, Tasikmalaya panjangkan 637 kontrak

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id — Kegiatan penuh tugas bagi puluhan Anggota Sipil Negara (ASN) di Tasikmalaya pada Senin (6/4/2026) dilakukan dengan cara unik, berbeda dari format seremonis biasa. Bukan sekadar menyelenggarakan pelepasan, para ASN yang memasuki masa pensiun juga melakukan aksi lingkungan dengan membeli burung dari penjualan dan menanam pohon di sekitar kawasan pemerintahan.

Laksana ini dijalankan di Lapangan Upacara Setda dengan dukungan langsung Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, serta hadirnya Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. Proses pelepasan hewan dan penanaman pohon menjadi simbol bahwa pengabdian ASN tidak berakhir setelah pensiun, melanjutkan melalui kepemimpinan sosial dan lingkungan.

Mantan Kepala BKPSDM Tasikmalaya, Iing Farid Gozin, yang juga termasuk ASN purna tugas, menjelaskan bahwa ide ini ditujukan untuk sejalan dengan program penghijauan daerah. “Saya menginisiasi ini yang sesuai dengan program Pak Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Tasik Hejo. Harusnya kita membeli burung dan pohon untuk dilepasliarkan dan ditanam,” ujarnya.

Menurutnya, pelepasan burung menunjukkan kesadaran terhadap keseimbangan alam, sedangkan penanaman pohon menjadi langkah praktis untuk keberlanjutan lingkungan di Tasikmalaya. Selain itu, pemerintah daerah mengirimkan perpanjangan kontrak kepada 637 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mengatasi kekhawatiran tenaga kerja.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menekankan bahwa ASN purna tugas tetap memiliki ruang untuk berbagi pengabdian. “Kegiatan ini membiarkan para purna, seperti Pak Kaban BKPSDM, tetap aktif di masyarakat, bukan hanya melepaskan pakaian dinas,” katanya.

Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan motivasinya kepada ASN agar tetap menjaga semangat layanan publik. Aktivitas ini tidak hanya menjadi penegasan atas kontribusi, tapi juga pengingat bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan tetap relevan di era modern.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan