HujanEkstrem di Tasikmalaya Menyebabkan 19 Titik Banjir, 2 Pohon Tumbang, dan 4 Kerusakan Rumah serta Infrastruktur

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kota Tasikmalaya kembali menghadapi cuaca ekstrem yang “mengamuk” setelah hujan deras beracun dari 2/4/2026 pukul 16:00 WIB. Batasan cuaca ini tidak hanya mencakup hujan paruh, tetapi juga angin kencang dan petir yang turun, memicu bencana berjenjang.

Rentang kekacauan mencakup banjir genangan, pecahan pohon, dan kerusakan infrastruktur. Diarea tertentu, genangan menyelipkan jalan protokol hingga permukiman, sementara diarea lain, debit air memicu kacau di jalur Padayungan hingga gerbang Asia Plaza.

Laporan dari BPBD Tasikmalaya mencatat 19 titik banjir, dua kejadian pohon tumbang, dan empat kerusakan bangunan hingga jam 21:06 WIB. Lokasi banjir mencakup kawasan Cikalang Tasco, Puskesmas Kahuripan, dan jalan pasar kuda di Cilembang. Genangan juga menimbulkan kacau di Bendungan Sukarasa, Selakaso Yudanegara, dan depan Masjid Ulul Albab.

Pohon tumbang menimpa rumah di Kelurahan Karsamenak, Gunung Ranji, setelah disebabkan angin kencang. Warga dan petugas langsung berupaya mengatasi bencana tersebut.

Bencana ini mengingatkan kebutuhan wujud klaim terhadap ketimpangan antara tata kota dan alam. Preparasi terhadap cuaca ekstrem tetap perlu dipertimbangkan, terutama di kawasan yang sering terkena dampak alam.

Kita harus belajar dari bencana ini untuk meningkatkan ketahanan masyarakat. Setiap lapisan, dari pemerintah hingga warga, perlu siap muka menghadapi keberagaman cuaca. Kita tidak boleh lupa bahwa alam selalu beradaptasi, dan kami harus senantiasa siap menghadapinya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan