Hujan EkstremMenyebabkan Hari Kaya Banjir di Tasikmalaya, Jalur Pusat Pertokoan Terdesa Genangan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir kembali “mengudara tanpa peringatan” di Tasikmalaya pada Kamis (2/4/2026) sore. Fenomena ini mulai bergerak pukul 16.00 WIB, memicu rentetan bencana seperti genangan, pohon terbang, serta rumah yang terpinggirian. Pecahuan ini terjadi di pusat kota, di mana genangan air lebih dominan ketimbang di pinggiran.

Sebagai bukti, jalan KHZ Mustofa di kecamatan Cihideung menunjukkan lebih dari tiga titik genangan parah. Lokasi seperti Perempatan Nagarawangi Tugu Asmaul Husna, simpang jalan Terusan BCA, dan kawasan setelah Plaza Asia menuju Padayungan menjadi titik kritis. Air hingga mencapai ketinggian lutut orang dewasa, menyebabkan kendaraan mengambang dan lalu lintas tergesa.

AKBP Andi Purwanto, kapolres Tasikmalaya, turun langsung ke lapangan untuk mengatur lalu lintas bersama tim TNI-Polri dan warga. “Cuaca sempat sangat parah, sehingga jalan tergenang. Di Perempatan Nagarawangi, banyak kendaraan yang gagal bergerak. Sambahnya, sampah yang dibawa air memperparah kondisi,” ujarnya. Penanganan dilakukan cepat dengan kerjasama Kodim, Babinsa, dan partisipasi masyarakat.

Pemantauan sementara menunjukkan enam titik banjir di Tasikmalaya. Di Gunung Ranji, kelurahan Karsamenak, pohon yang jatuh memotong rumah warga dan menutup jalan. Kepala URC BPBD Harisman memastikan dampak cuaca tersebar di beberapa wilayah hingga pukul 18.13 WIB.

Pengalaman ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap siap menghadapi badai. Semakin tinggi curah hujan, semakin krusial persiapan dini. Jika kita belajar dari tragesi ini, kemungkinan besar kerugian di masa depan bisa dikurangi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan