Banjir Mengalami Cikalang Tasikmalaya, Viman Meluncurkan Solusi untuk 40+ Rumah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Hujan beracun kembali menyentuh Kota Tasikmalaya dengan kekuatan ekstrim pada Kamis sore (2/4/2026). Aliran air di Sungai Cikalang terlalu besar sehingga meluar batas, menewaskan RT 01/06 dan RT 05/06. Di lokasi tersebut, 22 rumah terendam hingga kaki dan lutut. Warga berupaya menyelamatkan posesi berharga, tetapi masalah ini menimbulkan ketakutan karena kemungkinan terjadi di masa depan.

Zaenal Kamal, Kepala RT 01/06, mengakui banjir kali ini tidak biasa. “Kami biasanya aman dari banjir, tetapi sekarang sudah terendam. Ini pertama kali yang terjadi di wilayah kami,” ujarnya. Alat peluang air dari wilayah lain semakin memperparah kondisi. Viman Alfarizi Ramadhan, Wali Kota, berada langsung di lapangan dengan tim BPBD, PUTRA, dan TNI-Polri.

Pemerintah melakukan penanganan darurat, seperti pembersihan dan distribusi bantuan. Viman menekankan kecepatan respons. “Semua pihak bergerak, termasuk OPD dan ketua daerah. Kita fokus pada solusi jangka pendek, seperti pembersihan drainase dan penyesuaian pintu air,” katanya.

Tampaknya masalah utama bukan hanya curah hujan, tetapi juga ketidakpastian pada sistem pengendalian air. Viman mengungkapkan pencemaran pintu air di titik Gunung Mindi yang tidak mampu menampung debit air. “Kita akan membangun bendung atau mercu di hilir. Solusi jangka panjang berlangsung dengan analisis lintas kewenangan dan BBWS,” ujarnya.

Setelah ini, keseimbangan hydrologis menjadi prioritas utama. Rekayasa infrastruktur seperti bentung atau merucu perlu mempercepat. Warga juga diminta untuk tetap pesan dan melaporkan kondisi banjir segera. Penyesuaian sistem pengendalian air di Cikalang menjadi contoh penting bagi daerah lain yang menghadapi kekacauan iklim.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan