Arus Balik Lebaran Makin Cepat, Ribuan Penumpang Menyapu Kereta Api Padat di Stasiun Banjar

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Arus balik Lebaran mulai terdeteksi di Stasiun Banjar dua jam setelah Idulfitri 1447 Hijriah, tepatnya hari Minggu, 22 Maret 2026. Jumlah peserta yang kembali ke lokasi tempat tinggal mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Kuswardoyo, yang menjabat sebagai Manajer Humas Daop 2 Bandung, mengungkapkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026. Menjelang puncak, hingga senilang siang, jumlah penumpang yang berangkat sudah melampaui 1.343 orang.

Selama pekan lalu, pada Minggu, 22 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Banjar lebih besar, mencapai 1.480 individu. Mereka menargetkan berbagai kota besar, baik ke arah barat seperti Jakarta dan Bandung, maupun ke arah timur seperti Yogyakarta dan Surabaya.

Berlangsung secara kumulatif, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Banjar sejak 11 Maret 2026 hingga 23 Maret 2026 siang mencapai 9.433 orang. Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) juga menyarankan puncak arus balik akan berlangsung hingga senilang malam, seiring peningkatan permintaan masyarakat untuk kembali ke lokasi perantauan.

Di sisi penerimaan, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Banjar hingga saat ini tercatat sebesar 1.154 orang. Total kumulatif penumpang yang datang sejak 11 Maret 2026 sudah mencapai 15.552 individu.

Puncak kedatangan sebelumnya terjadi pada 19 Maret 2026, dengan jumlah penumpang turun menjadi 1.570 orang. Tren peningkatan mobilitas publik menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama untuk perjalanan mudik maupun arus balik.

Kelayakan dan efisiensi transportasi ini menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api. Kuswardoyo mengulas, pelayanan diberikan dengan penuh perhatian mulai dari perjalanan hingga tiba di tujuan. Hal ini bertujuan menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama masa libur.

Sebagai contoh, Engkus, seorang penumpang, memutuskan pulang lebih awal ke Jakarta karena kebutuhan kerja pada Selasa, 24 Maret 2026. Ia memilih menuju lebih cepat untuk menghindari kepadatan yang diperkirakan semakin padat.

Dengan aliran penumpang yang terus meningkat, Stasiun Banjar diperkirakan akan tetap ramai dalam beberapa hari ke depan, terutama sebelum habisnya masa libur Lebaran.

Transportasi umum bukan hanya alternatif praktis, tetapi juga solusi yang efisien dalam menangan puncak mobilitas. Keunggulan ini menegaskan kebutuhan masyarakat untuk mengoptimalkan fasilitas umum yang berkelanjutan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan