Kapolda Jabar Memplikkan Posisi Mudik di Technopark Tasikmalaya, Dimasukkan Permintaan untuk Tidak Memaksa Masyarakat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Tasikmalaya, Radartasik.id, pos layanan terpadu Technopark di kota ini mendapatkan perhatian langsung dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr Rudi Setiawan, saat menyelidik kesiapan keamanan arus mudik Lebaran 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan siapnya tenaga kerja, ketersediaan fasilitas, serta kualitas layanan yang diberikan. Kapolda menekankan bahwa layanan ini bukan hanya berfungsi sebagai titik pengawangan formal, tetapi juga menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang dalam perjalanan menuju daerah kemanusiaan.

“Bagi para pelanjal yang merasa lelah atau membutuhkan istirahat, fasilitas ini siap disediakan,” ujar Rudi Setiawan. Ia juga mengingatkan para pemuda untuk tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh sudah mengakibatkan lelah. Prioritas utama, katanya, adalah keamanan selama pelanjalan.

Pos ini juga menyediakan fasilitas tambahan seperti area istirahat nyaman, tempat parkir, gerai UMKM, serta wahana bermain anak yang gratis. Kapolda mengakui kehadiran wahana anak sebagai nilai tambah untuk keluarga yang menyelistikan destinasi ini. “Tadi saya lihat wahana yang menarik dan gratis, begitu juga gerai UMKM yang dapat dimanfaatkan,” katanya.

Kesimpatan ini menjadi contoh bagaimana layanan pelanjal dapat dikembangkan dengan pendekatan lebih ramah keluarga. Dengan fasilitas yang lengkap dan manajemen yang proaktif, teknopark menjadi pilihan strategis bagi masyarakat yang ingin merasakan keamanan tanpa mengabaikan kebutuhan harian.

Di era digital, konsep seperti ini membuktikan bahwa teknologi dan layanan tradisional dapat saling mendukung. Investasi dalam infrastruktur layanan pelanjal bukan hanya menjamin keamanan, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih inklusif. Ini menjadi modeling bagus bagi daerah lain yang menghadapi arus migrasi besar.

Masa depan pelanjal memerlukan solusi yang lebih aman dan manusiawi. Dengan mengadopsi konsep pos pelayanan terpadu, kebijakan dapat lebih efisien dalam mengatasi tantangan keamanan sambil memenuhi keinginan masyarakat untuk mengisi waktu istirahat. Lebaran 2026 mungkin menjadi puncak keberhasilan ini jika semua pihak berkomitmen.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan