TASIKMALAYA, Thecuy.com — Ikon spiritual serta keberaguan masyarakat, bedug raksasa di Masjid Agung Kota Tasikmalaya mengalami kerusakan lagi.
Lapis luar bedug yang mencatat rekod MURI terbelok di kedua sisi, kiri dan kanan, diperkirakan karena cuaca yang tidak terkontrol.
Phenomena ini tidak pertama kali terjadi. Pada tahun 2017, rencana serupa juga terjadi.
Penjelasnya, kali ini belum ada “tangan panjang” dari pemberi aduan yang terus turun.
Kini, DKM harus mengerjakan sendiri—dan tentu, menyediakan dana untuk penggantian.
Ukuran bedug yang tidak biasa semakin menjadi perhatian utama.
Dengan panjang sekitar 4 meter dan diameter 2 meter, mencari lapis pengganti bukanlah tugas mudah.
Bukan hanya beli di pasar, tapi perlu lapis dari hewan dengan ukuran jumbo—seperti kerbau atau banteng yang berat lebih dari 2 ton.
Bendahara DKM Masjid Agung, Heri Hendriyana, mengakui situasi ini.
Dia disiukkan oleh staf sekretariat DKM, Khoirul, yang menyatakan komunikasi dengan pihak penyalahgunaan sekarang sudah tidak berjalan.
“Dulu ada ketentuan perbaikan. Saat rusak pertama kali, langsung diganti. Sekarang komunikasi-komunikasi-nya tak ada, jadi kami harus bersikeras sendiri kalau lapisnya tersedia,” ujar Heri kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).
DKM memastikan kerusakan ini terjadi secara alami.
Panas matahari dan hujan menjadi pasangan penyebab yang menggerus ketahanan lapis bedug.
“Tidak ada kesengajaan atau perusakan dari pihak lain,” kata Khoirul singkat.
Meskipun tidak lagi bisa digunakan, bedug raksasa ini masih menarik perhatian.
Sebagai laporan visual, fungsinya sedikit bergeser—dari alat penanda waktu ibadah menjadi latar belakang foto untuk para pengunjung, terutama dari luar kota.
Bedug ini bukan sekadar benda biasa.
Dibuat oleh Empu Trimanto atau Triwiguno, pencipta yang terakreditasi UNESCO, bedug ini dirajut dari kayu Bengkiray pilihan. Proses pengerjaan memakan dua bulan dengan kerja 16 pekerja.
Rekord MURI sebagai bedug terbesar di Indonesia pernah tercatat.
Ia juga memiliki cerita perjalanan panjang—dirakit keliling 10 kota dari Lampung hingga Jakarta, sebelum akhirnya terluka di Tasikmalaya pada 2007 sebagai aduan perusahaan rokok.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.