Jangan Puasa: Tips dari RSUD Pandega Pangandaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Berpuasa dalam Ramadan tidak perlu berarti kehilangan energi atau menjadi lemas. RSUD Pangangandaran membagikan tips melalui akun Instagram @rsud_pangangandaran untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan dan fokus pada ibadah. Pola makan, tidur, dan asupan cairan menjadi kunci utama agar tubuh tetap fit.

Sahur dianggap fondasi energi durante puasa. Masyarakat disarankan memilih makanan berkarbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal, disertai protein dari telur, ayam, atau tempe. Sayur dan buah tinggi serat juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan pencernaan. RSUD meminta menghindari gorengan dan makanan manis yang bisa memicu lemas dan cepat lapar.

Tidur ideal diharapkan 6–8 jam per hari. Jika tidak memungkinkan, power nap selama 20–30 menit dapat membantu merenahkan energi. Kurang tidur bisa mengganggu konsentrasi dan keterampilan fisik.

Asupan cairan harus dilengkapi pola yang tepat: dua gelas air putih saat pagi, empat gelas malam, dan dua gelas saat sahur. Hidrasi yang baik dapat mencegah lemas dan pusing. RSUD juga menyoroti pentingnya memulai sahur dengan air, buah, atau kurma hangat sebelum makanan utama.

Pesan RSUD Pandangandaran jelas: Ramadan tetap bisa diikuti dengan kebugaran dan ibadah yang lancar. Pendekatan ini diharapkan mendorong masyarakat lebih sadar akan kesehatan selama berpuasa.

Pemberian informasi ini bertujuan untuk mendukung masyarakat menjelajahi Ramadan dengan kesehatan fisik yang optimal. Rekomendasi praktis ini bisa menjadi panduan untuk menjaga keseimbangan antara ibadah dan kebutuhan tubuh.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan