THR Pegawai Pemkot Tasikmalaya Memerlukan Solusi Konkret untuk Mencegah THS

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Polemik keterlambatan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan atau PPPK di Tasikmalaya semakin menjadi isu yang dibahas oleh pengusaha politik. Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Wahid mengkritik kondisi ini dengan saran sarkasmat: jangan-jangan THR berubah menjadi THS, atau Tunjangan Hari Syawal. Kata ini muncul setelah informasi terindah bahwa hingga saat ini pegawai kota belum dapatkan kepastian pencairan THR sebelum Idul Fitri.

Wahid mengungkapkan bahwa keterlambatan tersebut mungkin terkait dengan kondisi fiskal daerah. Meskipun begitu, pemerintah daerah tetap diharapkan menunjukkan keinginan untuk mencari solusi agar hakpegawai tidak terpinggirkan. Ia menekankan bahwa ASN serta PPPK juga memiliki kebutuhan mendesak menjelang Lebaran, sehingga pengajuan THR harus dilakukan dengan cepat.

“Kalau ada persoalan keuangan daerah, pemerintah harus aktif mencari solusi. Jangan menghindari atau mengabaikan,” kata Wahid. Ia juga meminta pemerintah kota untuk lebih aktif menagih keuangan dari pusat yang belum ditransfer. Potensi pendapatan ini, menurutnya, perlu diperjuangkan dengan penuh keseriusan.

Informasi ini diajukan setelah Wahid bertemu pejabat Pemkot Tasikmalaya dalam agenda Safari Ramadan. Namun, hingga sekarang DPRD belum menerima laporan resmi terkait kondisi keuangan daerah. “Saya juga belum punya laporan lengkap, tapi yang jelas, jangan sampai ASN tidak dapat THR karena alasan tidak ada uang,” ujarnya.

Wahid mengakui bahwa jika diperlukan langkah khusus, pemerintah harus berani mengambil keputusan sesuai aturan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kelumpuhan pengajuan THR yang bisa merusak kepercayaan masyarakat.

Pemerintah harus segera menyelesaikan pembayaran THR untuk menjaga hak wera ASN dan PPPK. Keterlambatan ini tidak hanya memicu ketidaknyamanan, tetapi juga merusak kepercayaan publik. Waktu yang tepat adalah sekarang untuk prioritas solusi yang efektif dan transparan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan