Gerobak Batagor Ludes Terbakar Ditinggal Sebentar di Rumah Anggota Satpol PP di Kota Banjar

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Gerobak milik seorang pedagang kaki lima terpalu dalam kebakaran di Banjar Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penyebabnya terjadi saat pemilik, Dedi Supriadi, menyalakan kompor untuk memanaskan minyak goreng di dalam wajan. Minyak tersebut terlalu panas sehingga meletup dan menyebar, memicu kebakaran yang melukis sebagian gerobak serta bahan baku pembuatan batagornya.

Dedi menjelaskan gerobaknya berada di halaman rumah Jamroni, tempat ia menjual batagor setiap hari. Peristiwa ini membuat kubang rumah tersebut mengalami kerusakan ringan, termasuk kabel listrik dan lampu yang ikut terbakar. Jenderal kerugian ditangkap sebesar Rp6 juta, mencakup gerobak dan bahan yang terancam.

Petugas dari Banjarmasin Damkar tiba setelah warga berusaha memadamkan api dengan alat yang tersedia. Dedi mengakui kerugian yang diwujudkan, tetapi tetap terlalu kecil dibandingkan dengan dampak yang bisa terjadi jika tidak diperhatikan.

Kebakaran ini menjadi pengingat bagi komunitas PKL untuk memperhatikan keamanan operasi. Beberapa pengadilan lokal telah meminta pedagang kaki lima menjaga penyimpanan bahan bakar dan memastikan kompor tidak terlalu terdekat dengan bahan yang mudah terbakar.

Tingkatkan kesadaran keamanan diperlukan terutama di area yang terpapar risiko kebakaran. Penggunaan peralatan pemadam kebakaran sederhana seperti air atau pasir bisa menjadi solusi awal sebelum bantuan profesional tiba. Menerapkan kebijakan rutin pengelolaan bahan baku juga bisa mencegah terjadi kekacauan serupa.

Kebijakan pemerintah seperti peningkatan patrolling dan pelatihan keamanan bagi pedagang bisa menjadi langkah strategic. Banyak pelaku keusahan kecil yang belum siap menghadapi risiko ini. Kolaborasi antarwarga dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan aman akan sangat membantu.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan