MUI Kota Tasikmalaya Mengkritik Sistem Tukar Uang Lebaran, Seperti yang Dikatakan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Fenomena jasa penukaran mata uang baru di Tasikmalaya kembali menjadi fokus sebelum Lebaran. Selain dibentuk aparat kepolisian karena risiko peredaran uang palsu, praktik ini juga diakui dari sejumlah ulama.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Muhammad Aminudin Bustomi, menyatakan bahwa jasa penukaran uang tidak akan berisiko selama dilakukan secara sebanding dan tidak melanggar ketentuan. “Konsep ujrah di fiqih muamalah mengizinkan upah sesuai tenaga dan kesulitan yang beresiko,” ujarnya Selasa (10/3/2026).

Menurut ia, masalah utamanya bukan sekadar halal atau tidak secara syariat. Praktik penukaran juga perlu dipertimbangkan dari sudut pengawasan regulasi nasional. Jika melanggar aturan, pemerintah harus langsung bertindak.

“Jika syariat masuk akal, selama sampingan keberhasilan dan kekurangan, jangan masalah. Tapi kalau bertabrakan dengan regulasi, perlu diperhatikan,” tambahnya.

Bustomi mengkritik pemerintah yang hanya menjadi pendala saat masyarakat sulit mendapatkan uang pecahan baru. “Mengapa sistem penukaran tak teratur? Bank-bank juga bisa terlibat. Jangan semuanya tertumpu di satu jalur,” sambil menyarankan.

Dengan memperluas layanan penukaran, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses uang baru tanpa bergantung pada jalur informel yang mahal. “Sistem yang lebih efisien juga mencegah korupsi dan ketimpangan,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah harus lebih proaktif memadukan masalah di lapangan. “Jangan tunggu keluhan baru bergerak. Harus jadi pemimpin yang menciptakan solusi,” kata Bustomi.

Praktik ini menegaskan kebutuhan untuk sistem penukaran yang inklusif, aman, dan sesuai dengan regulasi. Jika tidak, risiko korupsi dan manipulasi akan semakin tinggi.

Mengganti kerangka regulasi dengan inisiatif masyarakat bisa menjadi solusi alternatif. Langkah ini membuka ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam pengelolaan uang, menciptakan ekosistem yang lebih adil dan transparan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan