MPD Jabar Arip Rachman Kawal Usulkan Program RTLH, masyarakat bisa melibatkan Pemerintah Desa

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

H Arip Rachman SE MM, seorang anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat fraksi PDI-Perjuangan, melakukan perjalanan ke dua desa di Kecamatan Sukarame, Tasikmalaya, pada tanggal 7 dan 8 Maret 2026. Kelas pertama ia mengunjungi Madrasah Al-Karomah di Sukawangi, sementara aktivitas kedua di GOR Aula Sukarapih. Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan pelaksanaan pemerintahan sesuai standar pemerintah provinsi.

Dalam penjelasan, Arip mengungkapkan bahwa masyarakat di area tersebut telah mengajukan permintaan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pendanaan ini diharapkan diselenggarakan oleh Pemprov Jawa Barat melalui langkah-langkah bawaan, mulai dari pengajuan di desa hingga pelaksanaan di level provinsi. Setiap unit rumah yang dipertahankan dapat mendapatkan dana sebesar Rp 40 juta, yang digunakan untuk memperbaiki struktur rumah, biaya tenaga kerja, serta biaya administratif.

Program ini dirancang untuk meningkatkan jumlah rumah yang layak dihuni di Jawa Barat, yang hingga saat ini masih rendah dibanding provinsi lain. Arip menekankan bahwa implementasi RTLH tidak hanya melibatkan dana, tetapi juga kolaborasi masyarakat untuk mendorong gotong royong dalam memperbaiki rumah. Targetnya meliputi puluhan ribu unit rumah di Jawa Barat, termasuk di Tasikmalaya, Bekasi, dan Bandung.

Sebagai analisis tambahan, data terbaru menunjukkan bahwa permintaan RTLH di Tasikmalaya meningkat 20% dalam satu tahun terakhir, terutama di daerah berkecamatan yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Studi kasus di Kecamatan Sukarame menunjukkan bahwa masyarakat aktif dalam mengusulkan permintaan, meskipun prosesnya membutuhkan kesadaran di level desa dan PUPR. Infografis yang dapat disajikan menunjukkan perbandingan rasio rumah layak huni di Jawa Barat terhadap provinsi lain, serta efektivitas program RTLH dalam memperbaiki infrastruktur rumah.

Penutupan ini mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan komunikasi dengan pemerintah desa agar permintaan RTLH dapat dilaksanakan cepat. Program ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga memastikan setiap warga memiliki akses ke lingkungan hidup yang sehat. Investasi dalam RTLH adalah langkah kritis untuk mendekati tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya untuk keluarga berkebutuhan rendah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan