TASIKMALAYA, Thecuy.com — Tokoh agama serta pimpinan masyarakat di Kotan Tasikmalaya ikut hadir di pengadilan negeri provinsi untuk mendukung tindakan penanganan minuman keras oleh polres. Kehadirat mereka bertujuan untuk menunjukkan dukungan moral terhadap pembatasan peredaran minuman alkohol di kota yang dikenal sebagai pusat pesta santri.
KH Yan Yan Albayani, salah satu tokoh ulama, menekankan bahwa kepatuhan masyarakat Islam terhadap regulasi pemerintah merupakan upaya kolektif untuk menjaga keikhlasan moral. “Kami berdiri di sisi aparat penegak hukum agar tidak ada yang berani merusak nilai-nilai masyarakat,” ujarnya.
Sidang ini diinisiasi oleh pihak yang diduga sebagai distributor minuman keras. Mereka mengungkapkan locasi mobil yang mencurigakan di Jalan Baru Cisinga, di mana ditemukan 1.404 botol minuman alkohol. Meski awalnya pengadilan telah meminta penyelidikan lebih lanjut, pihak pemberanikan minuman tersebut mengembalikan permohanannya saat sidang berlangsung.
Polres Tasikmalaya telah mengawasi aktivitas penyalahgunaan minuman keras di area tertentu. Timnya menemukan 99 dupat besar yang mengandung minuman alkohol beragam merek. Barang tersebut ditangkap dan dikirim ke mapolres untuk pengelolaan hukum lanjutan.
Para ulama dan ormas Islam di Tasikmalaya menjanjikan kerja sama dengan polisi untuk memastikan tidak ada tempat tersisa untuk distribusi minuman berbahaya. Mereka menekankan perlunya kesadaran masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan.
Data terbaru terkait peredaran minuman keras di Indonesia
Sebuah riset dari lembaga kesehatan 2025 menunjukkan peningkatan 15% peredaran minuman alkohol di wilayah perbatan umum. Penyebabnya terkait peningkatan pengeluaran konsumen terhadap produk ini, terutama di kota-kota besar. Studi ini menggeser pentingnya regulasi ketat untuk meminimalkan dampak sosial.
Studi kasus: Di Surabaya, pelanggan pernah mencurigakan toko minuman untuk memasarkan produk alkohol. Polres mendatangkan bukti melalui analisis kemasan dan testimoni warga.
Infografis saran:
- Langkah praktis masyarakat: Laporkan aktivitas mencurigakan ke polisi.
- Alternatif: Promosi minuman bebas alkohol di pasar.
- Teknologi: Aplikasi melacak peredaran minuman ilegal.
Di Tasikmalaya, kehadiran tokoh agama menunjukkan kolaborasi antarfaida dalam menjaga keutuhan nilai-nilai masyarakat. Upaya ini bukan hanya hukum, tetapi juga refleksi ketangguhan budaya Islam untuk menghadapi ancaman modern.
Semua pihak harus tetap berkinap dan kerja sama untuk memastikan ketatnya regulasi. Penghapusan minuman alkohol bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama. Semakin cepat pengawasan dan kesadaran publik, semakin mengurangi risiko kerusakan sosial. Jangan tunggu kejahatan melaporkan, siapkan diri untuk menjadi pelapor aktif. Hoki, komunitas sehat mulai dari lingkungan sekitar.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.