Citilink Kembali Dirayu ke Tasikmalaya dengan Keterangan Mengulang Luka 2023

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kota Tasikmalaya telah mengajukan permintaan kembali kepada Citilink untuk mempercepat pembukaannya rute penerbangan ke Bandara Wiriadinata. Upaya ini dilakukan melalui diskusi dengan manajemen maskapai di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu 25 Februari 2026. Ini merupakan langkah untuk menuju target yang telah dijanjikan beberapa tahun sebelumnya, meski pada saat itu layan jet ini hanya bertahan sebentar sebelum parkir permanen.

Penerbangan komersial Jakarta-Tasikmalaya yang dimulai pada 2 Oktober 2023 dengan pesawat ATR 72-600 memenuhi harapan awal. Di perjalanan ke Tasikmalaya, 62 penumpang tercatat, sementara return mencapai 66 orang. Angka ini memahami masyarakat sepi, tapi kesiapan pasar terbang tetap menjadi tantangan. Hanya dalam beberapa hari, penumpang dari Tasikmalaya turun drastis hingga 40 orang, lalu kembali kalah lagi, sehingga kursi terbang semakin kosong.

Layanan ini tidak berjalan sebagai rute reguler biasa, melainkan sewa pesawat khusus (charter) yang disertai dana dari Pemerintah Tasikmalaya dan RD Group melalui CV AMS. Dana Rp1,2 miliar direncanakan dipakai untuk biaya operasi, sekitar Rp120 juta per jadwal. Namun, informasi menunjukkan dana swasta belum sepenuhnya terpersiapkan, sehingga keuangan menjadi kekacauan.

Pemerintah daerah juga mengajukan dana Rp1 miliar untuk mengisi kursi kosong melalui penumpang dinas ASN. Meskipun targetnya 68 kursi penuh, realitanya masih terbatas. Ketergantungan pada layanan WhatsApp serta harga tiket yang dianggap tinggi menjadi faktor yang memicu keterbatasan pasar.

Meskipun menghadapi ketidakpastian, ini menunjukkan potensi Tasikmalaya dalam meningkatkan konektivitas udara. Dengan strategi yang lebih terarah dan dukungan publik yang sempurna, layanan penerbangan ke Bandara Wiriadinata bisa menjadi solusi praktis untuk turis dan masyarakat lokal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan