Perbaikan Jalan Pasar Pananjung Diberi Prioritas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian di Pangandaran memprioritaskan pengembangan Pasar Pananjung sebagai langkah awal. Tedi Garnida, pejabat pusat, menekankan bahwa pasar ini menjadi pusat utama di wilayah, sehingga perlu revitalisasi segera. Kondisi pasar tradisional lain seperti Parigi dan Kalipucang juga mengalami perubahan yang signifikan, tetapi Pasar Pananjung masih menjadi fokus utama.

Dalam diskusi dengan Sekda, pemerintah mengajukan rencana perbaikan jalan dan drainase di Pasar Pananjung. Proses ini dipanjar ke Dinas PUPR untuk pengukuran dan pengawasan. Tedi juga menjelaskan bahwa struktur kios dan Jongko di pasar masih bisa digunakan dalam beberapa tahun ke depan. Namun, anggaran untuk revitalisasi ini belum dapat diwujudkan sepenuhnya. Bupati Citra Pitriyami mengakui kebutuhan biaya besar, dengan estimasi mencapai Rp 80 Miliar. Funds dari APBD tidak memadai untuk memenuhi tuntutan.

Bangunannya mungkin menggunakan aspal lapen dengan harga ratusan juta. Bupati juga menyatakan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih terbatas untuk merancang pasaran tersebut. Tapi, fokus akan tetap pada perbaikan fisik seperti jalan. Tadi, pemerintah sebelumnya telah meminta revitalisasi di masa Bupati H Jeje Wiradinata, tapi dana tidak memadam.

Revitalisasi Pasar Pananjung dianggap strategis untuk meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Namun, tantangan utama tetap ada karena batas anggaran. Pemerintah harus tetap berkomitmen untuk menjalankan langkah-langkah ini.

Pasar Pananjung adalah landmark di pangandaran. Dengan ketentuan yang tepat, pasar ini bisa kembali menjadi pusat perdagangan dan pertukaran yang hidup. Langkah-langkah revitalisasi ini memang membutuhkan waktu dan kolaborasi. Harus dijalankan dengan cermat agar bisa memberikan manfaat sebenarnya bagi masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan