Dapur MBG di Tasikmalaya belum diimplementasikan produk lokal, sesuai kata Komisi II.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di level kabupaten ini mulai menjadi fokus penelitian. Penyerapan bahan pangan untuk inisiatif ini masih kurang bersifat lokal, meski pemerintah mengutamakan produk UMKM di rantai pasok.

Dampak dari pendapat Wakil Ketua Komisi II DPRD Tasikmalaya, Dani Fardian, menunjukkan ketidakcukupan kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Peraturan Presiden No. 115 Tahun 2025 meminta prioritas bagi UMKM, koperasi, dan BUMDes dalam penyediaan bahan, tetapi di lapangan praktiknya mayoritas dapur MBG masih bergantung pada distributor besar dari luar kabupaten.

Hasil pemantauan menunjukkan hanya 20% dari dapur MBG berkolaborasi dengan pengusaha lokal. Hal ini mengakibatkan uang yang seharusnya mengalir di ekonomi desa tidak terdistribusi optimal. Dani mengkritik keberhasilan pemerintah dalam mematuhi aturan, sekaligus menilai ketegangan antara harga bahan yang lebih murah dari luar dengan dampak negatif bagi UMKM.

Masalah tambahan mencakup kenaikan harga bahan pangan sejak peluncuran MBG, serta kekurangan variasi menu yang menyasar kebutuhan masyarakat. Pengobstacles utama adalah ketidakmampuan BUMDes dan UMKM lokal bersaing di pasar, karena kurangnya dukungan strategis dalam rantai distribusi.

Analisis ini mengungkap kebijakan yang wajib diulangkan: memprioritaskan produk lokal ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sosial, tetapi juga sebagai jembatan pengembangan ekonomi nasional. Langkah ini membutuhkan kolaborasi entrepreneur setempat, pemerintah, hingga masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang inklusif.

Masa depan pembangunan ekonomi Tasikmalaya sangat bergantung pada keberlanjutan ini. Dengan mengembangkan rantai pasok yang benar-benar menguntungkan para pemasok lokal, program MBG bisa menjadi model sukses di tingkat nasional. Itu bukan hanya soal kebersamaan, tetapi juga investasi masa depan bagi semua generasi di kabupaten ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan