Raker Bareng Menhub dan Legislator Gerindra Menegaskan Kesiapan Transportasi Lebaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Novita Wijayanti, Anggota Komisi V DPR RI, menyampaikan beberapa poin penting terkait persiapan transportasi untuk Lebaran 2026. Ia menekankan kebutuhan untuk pengembangan infrastruktur penerangan jalan, terutama di area transportasi darat yang masih kurang terilluminasi. Hal ini dibahas dalam rapat Kerja (Raker) Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Senayan, Jakarta. During forum tersebut, Novita mengajak pemerintah untuk mempercepat penanganan kondisi jalan yang masih gelap di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, NTT, Palembang, serta daerah sekitarnya.

Sebagai respon terhadap kebutuhan nasional, Novita menyoroti pentingnya optimasi terminal tipe A, khususnya di Cilacap dan Banyumas. Ia mengkritik pengelolaan terminal Cilacap yang masih kurang efektif, terutama dari sisi kebersihan dan pemanfaatan fasilitas yang tersedia. Selain itu, Novita meminta peningkatan readiness armada transportasi darat, terutama bus, dengan harapannya program mudik gratis tetap berjalan tanpa pengurangan jumlah kendaraan.

Di sektor transportasi udara, Novita meminta evaluasi terhadap jadwal penerbangan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemacetan pesawat yang sebelumnya menyebabkan kesesuaian hingga dua hingga lima jam, terutama saat musim mudik. Di transportasi laut, ia menekankan kebutuhan pengecekan berkala kapal penumpang, terutama di kondisi cuaca ekstrem, untuk mencegah risiko kecelakaan.

Novita juga mengangkat aspek pertanian, khususnya pelabuhan Tanjung Carat di Sumatra Selatan. Ia minta percepatan penyelesaian proyek ini sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Di perkeretaapian, Novita mengakui popularitas transportasi public tetapi tetap mengingatkan soal keselamatan di jalur kereta api. Ia meminta koordinasi lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan keamanan, serta disclosure program padat karya yang bisa disinergikan untuk mendukung masyarakat.

Novita juga mengajak pemerintah untuk mengawasi harga tiket pesawat agar tetap terjangkau. Selain itu, ia meminta penjelasan lebih lanjut tentang operasional Bandara Kualanamu di Sumatera Utara, serta pemanfaatan Bandara Cilacap yang hingga kini tidak aktif. Terkait itu, Novita melestarikan pentingnya pemeliharaan kapal penumpang di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Artikel ini mengungkapkan berbagai tantangan transportasi yang harus diatasi sebelum Lebaran 2026. Isu-isu seperti pengurangan penerangan jalan, pengelolaan terminal, ketersediaan armada, dan keamanan transportasi menjadi fokus utama. Hal ini menjadi acuan penting bagi pemerintah untuk memastikan muatan masyarakat dapat berjalan lancar.

Pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien menjadi solusi utama. Pemerintah harus prioritas mengatasi kekurangan penginapan penerangan, memperbaiki pelayanan terminal, serta meningkatkan keandalan armada. Selain itu, kolaborasi antarwarga pemerintahan diperlukan untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan. Dengan pendekatan komprehensif, transportasi Lebaran 2026 bisa dioptimalkan untuk mendukung kepuasan masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan