Jumat (20/2/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa keputusannya terkait tindakan militer di Iran akan terbit dalam sepuluh hari ke depan. Keputusan ini dapat memicu reaksi signifikan, baik politik maupun ekonomi. Seperti yang disebutkan dalam wawancara dengan CNBC, Trump menekankan bahwa kesepakatan dengan Iran harus berdampak jangka panjang. Tanpa kesepakatan yang berarti, risiko konflik yang berbahaya akan muncul.
Tidak lama setelah pernyataan itu, harga minyak dunia merendah. Minyak mentah AS naik sebesar US$ 1,24 atau 1,9% sampai US$ 66,43 per barel, sementara jenis Brent juga naik US$ 1,31 atau 1,86% menjadi US$ 71,66. Perubahan ini disebabkan oleh ketakutan serangan militer AS yang langsung memengaruhi pasar energi global.
Dalam Jenewa, pembicaraan melibatkan Wakil Presiden AS JD Vance danсыйsekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dengan pejabat Iran gagal memberikan kesepakatan mutlak. Iran tidak terima batasan-batasan yang ditetapkan Trump, termasuk batas produksi minyak dan peningkatan transparansi program nuklir. Vance mengaku masih ada beberapa isu yang belum diselesaikan, meskipun beberapa progres dicapai.
Kebijakan militer AS di Timor Tengah diperkuat dengan kehadiran kapal USS Abraham Lincoln dan USS Gerald Ford. Keduanya sedang beroperasi di wilayah tersebut. Sementara itu, Garda Revolusi Iran melakukan latihan militer di Selat Hormuz, jalur utama perdagangan minyak dunia. Praktik ini meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa perang AS-Iran bisa memadamkan arus minyak mentah melalui jalur strategis ini.
Latihan militer Iran dan kemungkinan tekanan AS pada Selat Hormuz memicu pergeseran harga energi di seluruh dunia. Para tokoh keuangan dan pemerintah dari berbagai negara mulai memantau perkembangan ini dengan teliti.
Tegak-tangan Trump ini menegaskan pentingnya diplomasi cepat dan efektif. Seperti yang dimaksudkan, konflik regional bisa menghadapi dampak global yang luar biasa. Banyak pihak menggambarkan bahwa keteganaan dari semua pihak diperlukan untuk mencegah gejala yang lebih parah. Sementara itu, pelaku perdagangan minyak mempertimbangkan strategi alternatif untuk mengurangi risiko kesenjangan pasaran.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.