Penjelasan Medis Mengantuk Usai Buka Puasa yang Memicu Tarabih yang Tidak Mengganggu

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Setelah berpuasa sehari, waktu makan puasa biasanya menjadi peluang untuk membangun tenaga tubuh kembali. Namun, beberapa orang merasa lelah atau ngantuk setelah ini. Eksperta gizi dr Nathania Sheryl Sutisna menjelaskan penyebab ini terkait pola makanan yang disajikan paspuasa.

Contohnya, minuman atau makanan yang kaya gula dapat menyebabkan naik-turun gula darah. Kenaikan cepat ini kemudian turun secara tajam, sehingga tubuh merasa lemak dan mudah tidur. Dr Nathania menyebut, kelemahan ini bisa ganggu aktivitas ibadah, terutama jika terjadi di saat puasa.

Untuk mengatasi hal ini, dr Nathania menyarankan memasuki puasa dengan makanan ringan. Bisa jadi air dua gelas dengan sedikit kurma atau potongan buah. Hindari menumpuk makanan berkalori tinggi atau manis sekaligus. Menyusul puasa dengan mualan yang kecil-kecil juga membantu mencegah overeating.

Efek ngantuk paspuasa ini sering terjadi karena kebiasaan umum mengkonsumsi makanan manis manis selama Ramadan. Meski menarik rasa, kebiasaan ini perlu diatur agar tidak mengganggu kesehatan.

Dr Nathania menegaskan pentingnya kesadaran tentang pola makan paspuasa untuk menjaga energi tubuh. Pola ini bisa memengaruhi tidak hanya kesehatan fisik, tetapi juga fokus saat ibadah.

Mengatasi naik-turun gula darah memerlukan kesadaran terhadap pilihan makanan paspuasa. Dengan pendekatan sederhana seperti memutuskan puasa dengan makanan ringan, individu bisa menghindari lelah paspuasa. Hal ini juga mendukung aktivitas spiritual yang lebih maksimal.

Pola makan paspuasa tidak hanya tentang memenuhi keinginan, tetapi juga menjaga keseimbangan tubuh. Dengan pikiran cermat, orang bisa menggenangkan pengalaman puasa tanpa kesalahan seperti ngantuk atau kelelahan. Ini menjadi ajaran untuk menjaga kesehatan selama Ramadan.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan