Pemberdayaan Bulog Minyakita 100.000 Ton ke Pasar sebelum Lebaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Perum Bulog berencana meningkatkan stok Minyakita hingga 100.000 ton melalui kolaborasi dengan produsen minyak goreng. Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, penambahan ini bertujuan mengurangi kenaikan harga Minyakita yang masih tinggi. Saat ini, stok bulanan yang didapat Bulog hanya 60.000 ton, sementara target untuk Ramadan dan Idul Fitri adalah 90.000–100.000 ton.

Strategi ini melibatkan penyaluran Minyakita melalui 146 kios Bulog di Jakarta. Dengan pendekatan langsung ke pengecer, harga Minyakita di pasar konsumen diharapkan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter. Pembiayaan ini dianumbar oleh kematangan peraturan pemerintah yang memprioritaskan distribusi 35% Minyakita melalui BUMN Pangan, termasuk Perum Bulog.

Kementerian Pertanian telah mengatur aturan untuk mencegah fluktuasi harga. Namun, keadaannya masih kritis, seperti ketemu Minyakita harga Rp 19.000/liter di pasar. Perum Bulog harap implementasi cepat biaya pemerintah agar kenaikan signifikan tidak terjadi lagi.

Dengan adanya kios-kios Bulog, distribusi Minyakita menjadi lebih efisien. Hal ini tidak hanya mengatur harga, tetapi juga memberikan keamanan terhadap ketersediaan Minyakita di berbagai daerah. Strategi ini memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi puncak kebutuhan seperti Ramadan, serta mendukung stabilitas harga di pasar lokal.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan