5 Soalan Pertanyaan tentang Indonesia Menjadi Wakil Komandan ISF dan Mengirim Pasukan ke Gaza Terkini

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Indonesia aktif kontribusi dalam keramaian dunia melalui pertanggungluan ke Dewan Perdamaian (BoP). Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesertaan Indonesia siap mengirim 8.000 personal TNI untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, Palestine. Selain itu, negara ini juga menerima tawaran untuk menjadi Wakil Komandan ISF.

ISF didasarkan pada Resolusi Kebanggaan PBB 2803 yang diumumkan pada 17 November 2025. Pasukan ini bertugas mendukung “Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza” dengan fokus pada stabilitas keamanan. Tugas utamanya meliputi melindungi warga sipil, mencegah pembangunan infrastruktur militer, serta melatih pasukan polisi lokal. Koperasi di bawah BoP memastikan ISF bekerja bersama Israel, Mesir, dan pasukan polisi Palestina yang telah diverifikasi.

Presiden Prabowo menegaskan kehadiran 8.000 pelatih TNI akan berlangsung dalam 1-2 bulan. Ia juga membuka kemungkinan jumlah pelatih meningkat jika kebutuhan lebih besar. Prabowo menekankan bahwa pengiriman ini bertujuan untuk menghadapi gencatan senjata di Gaza, bukan untuk memperjuangkan konflik. “Kami menegaskan komitmen untuk berkontribusi dengan jumlah signifikan,” ujarnya.

ISF memiliki peran mendasar untuk menjaga kestabilan di Gaza. Mayor Jenderal Jasper Jeffers dari AS mengonfirmasi tawaran Indonesia sebagai Wakil Komandan. Jeffers menekankan bahwa ISF fokus pada pevinyaman politik, bukan kontras. “Langkah ini menjanjikan keamanan yang diperlukan Gaza untuk masa depan yang lancar,” kata dia.

Prabowo mengekspresikan kepercayaan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF. “Kita akan memilih yang paling sesuai untuk tugas ini,” tegasnya. Proses seleksi akan memprioritaskan kualitas pelatih untuk memastikan efektivitas operasi.

Indonesia membuktikan ketangguhan dalam merespons tantangan internasional. Pembentukan ISF menunjukkan keteguhan diplomasi serta ketertarikan mendukung peacebuilding. Kontribusi militer ini tidak hanya melindungi rakyat Gaza tetapi juga mendorong stabilitas politik di wilayah tersebut.

Inilah langkah mutlak Indonesia untuk menjadi partner strategis dalam penguatan keramaian. Kontribusi TNI ini dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam mengatasi konflik dengan pendekatan kolaboratif. Merdeka dengan bertanggung jawab, Indonesia terbukti selalu siap menghadapi tantangan global dengan semangat positif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan