Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan dukungan terhadap keputusan Polri dalam mengawasi Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, melalui sidang etik terkait pelanggaran penyalahgunaan narkoba. Sahroni meminta Kepala Polri tetap fokus dan tidak berjuang dalam pengajuan.
“Keputusan ini menunjukkan keinginan Kapolri untuk menjaga konsistensi jajaran, tanpa sengaja mengkritik,” kata Sahroni saat dihubungi Jumat (20/2/2026). Ia menjelaskan bahwa melampaui batas aturan akan beresiko yang harus dihadapi. “Apapun tindakan yang melanggar, konsekuensinya wajib ditanggung,” imbuhnya.
Sahroni juga meminta Divisi Propam Polri lebih aktif dalam pengawasan internal agar ketidaklanggaran serupa tidak terjadi lagi. “Propam harus segera reaktif terhadap jajarannya, terutama dalam pengawasan intern,” katanya.
Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKBP Didik dinyatakan telah selesai. Didik diputuskan melakukan pelanggaran dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Sanksi diberikan berupa tata kelola etika (perilaku terlanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela), serta pemberhentian tanpa hormat (PTDH) selama tujuh hari.
Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Divisi Humas Polri, menjelaskan ketentuan sanksi. “Pemberhentian tanpa hormat adalah pelanggaran terhadap protokol Profesi Polri,” ujarnya.
Kasus ini menegaskan pentingnya ketatanganan dalam menjalankan tugas. Tidak hanya pada pihak polisi, tetapi juga bagi masyarakat agar tidak mengemukakan diri untuk menyalahgunakan kekuatan.
Kasus etika ini menjadi pengingat bahwa setiap individu, meskipun memiliki posisi tinggi, tetap wajib menjaga integritas. Penyalahgunaan kekuatan untuk kepentingan pribadi tidak hanya menimbulkan sanksi, tetapi juga merusak kepercayaan publik.
Keadaan AKBP Didik Kuncoro menunjukkan bahwa ketatapan dalam pengawasan internal menjadi kunci untuk mencegah korupsi dan pelanggaran etika. Semua pihak terkait harus tetap konsisten dalam menjalankan aturan, tanpa toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum.
Kesadaran ini juga perlu dikembangkan lebih lanjut dalam pelatihan dan pemeriksaan rutin. Dengan itu, keadilan dan kepercayaan akan tetap terjaga di semua lapisan institusi.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.