Pengembangan Pipa Gas Dumai-Sei Mangkei: 541,8 Km, Target Rampung 2027

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) fokus mempromosikan penggunaan energi gas bumi melalui pengembangan infrastruktur pipa transmisi di jalur Dumai-Sei Mangkei (Dusem). Proyek ini menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) untuk menyelaraskan jaringan gas bumi di Sumatera Utara hingga Riau. Pelaksanaan ini dilansir oleh direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, saat meresmikan fase awal pipa di pabrik PT Krakatau Pipe Industries (KPI) di Cilegon, Banten.

Proyek ini bertujuan memberikan akses energi bagi industri, komersial, dan masyarakat. Pembangunan pipa transmisi gas Dusem juga mendukung program diversifikasi energi dan perlakuan yang lebih cepat terhadap sumber daya gas di dalam negeri. Laode mengakui tim kontraktor, termasuk PT Krakatau Steel dan KPI, serta tim kerja yang berkelanjutan, sebagai faktor kunci untuk memastikan jalur waktu proyek sesuai rencana.

Jaringan pipa Dusem meliputi total lebih dari 541,8 km, dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama, dari SKG Belawan hingga Stasiun Labuhan Batu, berpanjang 279,8 km dengan kontrak sebesar Rp3,6 triliun. Pelaksananya adalah KSO PT Wijaya Karya dan PT Nindya Karya. Segmen kedua, dari Stasiun Labuhan Batu hingga Fasilitas Duri, bert jalur 262 km dengan nilai Rp2,8 triliun, dikendalikan oleh beberapa kontraktor seperti PT Remaja Bangun Kencana dan PT Brantas Abipraya.

Hingga minggu ke-8, progres penyelenggaraan menunjukkan prestasi positif. Segmen 1 mencapai 12,447% dari target, sementara EPC Segmen 2 mencapai 12,061%. Pipa yang digunakan adalah produk dalam negeri dengan komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 60,9% untuk Segmen 1 dan 62,49% untuk Segmen 2.

Pengiriman material juga cepat. Batch 1 pipa untuk Segmen 1 dimulai sejak 14 Februari 2026 melalui jalur laut dengan 1.900 batang. Batch 1 Segmen 2 akan dipasang 130 batang per hari via jalur darat mulai 23 Februari 2026.

PT Krakatau Pipe Industries juga mengakui kepercayaan Pemerintah. Rony Yanuardi, Direktur Komersial KPI, menekankan kerjasama yang harmonis dengan kontraktor untuk menyelesaikan proyek besar ini. “Kami siap mendukung dengan penuh, karena kolaborasi yang baik membuat tujuan ini lebih mudah tercapai,” kata ia.

Proyek ini tidak hanya memperkuat jaringan pipa gas di Indonesia, tetapi juga menjadi salah satu langkah besar dalam mempertahani energi bersih. Dengan investasi Rp6,5 triliun, proyek Dusem diharapkan menjadi fondasi bagi industri dan masyarakat dalam mengakses energi yang lebih efisien.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan