Harga Bitcoin Turun Anjlok Tiba Dibang Kerok

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan kembali. Data pasar Kamis (19/2) menunjukkan penurunan sebesar -1,25% hingga mencapai US$ 66.450 atau sekitar Rp 1,12 miliar dengan kurs Rp 16.900.

Penurunan ini terjadi setelah rilis notulensi terbaru dari Federal Open Market Committee (FOMC). Notulensi tersebut menunjukkan perselisihan pandangan pejabat bank sentral Amerika Serikat terkait langkah mendesak.

Meski paran bancil mengutamakan stabilitas suku bunga saat ini, pasar merespons dengan ketakutan terhadap kemungkinan peningkatan atau penurunan suku bunga nanti.

Sebagai penjelasan, Vice President INDODAX Antony Kusuma menjelaskan bahwa penurunan harga Bitcoin ini merupakan reaksi pasar yang sebaiknya terjadi dan sementara. Investor global saat ini sedang menyesuaikan strategi mereka terhadap jadwal pemangkasan suku bunga oleh Fed.

Antony menekankan bahwa harga BTC saat ini berada di bawah US$ 67.000, tetapi level US$ 64.000 tetap menjadi titik dukungan kuat berdasarkan sejarah pasar. Fase konsolidasi ini dianggap sebagai dasar positif sebelum pasar kembali meningkat.

Kondisi global ini juga berdampingan dengan kebijakan moneter di dalam negeri. Penilaian Bank Indonesia (BI) terhadap BI Rate yang sebesar 4,75-5,5% menjadi faktor kunci untuk menentukan aliran likuiditas investor domestik.

Antony mengklaim bahwa keputusan BI akan memberikan kepastian bagi ekonomi lokal. Di tengah dinamika suku bunga dan isu geopolitik global yang tetap sensitif, ia mengingatkan investor kripto untuk tidak menurunkan hati.

“Bitcoin tetap menjadi aset lindung nilai jangka panjang yang kokoh. Kondisi ini tergolong menarik bagi investor untuk merencanakan porfolionya secara lebih matang,” ujar Antony.

Kondisi pasar ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih memiliki potensi untuk bergerak dalam rentang konsolidasi yang sehat. Investor harus tetap observatif terhadap perkembangan makroekonomi global dan politik bank sentral.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan