Wanita di Luwu Dikandung dengan Pelakor, Rambut Disiram Cabai

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Seorang pria dengan sebutan FF di Kecamatan Luwu, Sulawesi Selatan, mengakui mengalami kekerasan fisik setelah dikususi menjadi pelaku cedera. Polisi mengetahui bahwa korban itu dipaksa menggunting rambut hingga disiram air cabai.

Penggelar peristiwa menyebut, beberapa orang lain juga terlibat dalam tindakan kekerasan seperti memukul, menyiram cairan cabai, serta menggunting rambut korban secara paksa. Kementerian Hukum Luwu melengkapi informasi bahwa korban masih dalam proses pengamalan.

Kejadian ini terjadi di kafe di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, pada Minggu (15/2) sekitar 22.00 WITA. Penyebab Konflik muncul dari kecurigaan nasabah terhadap hubungan suami dengan korban. Polisi menyatakan bahwa susulan dari percakapan di WhatsApp diduga menunjukkan potensi perselingkuhan.

Korban mengakui mengalami kesedihan psikologis mendalam. Kementerian Hukum Luwu memutuskan untuk menunggu keterangan lebih lanjut sebelum memproses penyelidikan lebih dalam. Saksi-saksi yang terlibat juga akan dibagi untuk memperkuat bukti.

Kebocoran ini menjadi peringatan bahwa kemanfaatan kekerasan oleh komunitas sangat merugikan. Setiap individu wajib menjaga ketertiban dan menjaga hubungan sosial dengan sopan.

Pemeran dalam peristiwa ini tetap dirawat secara fisik dan psikologis. Polisi terus memantau perkembangan untuk mencegah terjadi hal serupa lagi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan