Komisi V DPR Dorong Audit Kompleks Angkutan di Krapyak untuk Mencegah Insiden Terulang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, mencoba memastikan terhadap tragedi kecelakaan maut di Semarang yang menewaskan 16 orang. Huda mengapresiasi usihab perbaikan terkait pelaksanaan laka-lintas, termasuk penegakan hukum. Ia meminta penilaian mendalam terhadap sistem angkutan umum di Indonesia untuk memencegah terulangnya fenomena ini.

Tegakapan para penyelenggara laka-lintas di RI diperlukan, terutama sebelum Lebaran. Huda menekankan pentingnya auditing rutin terhadap kendaraan umum serta penanganan protokol keamanan seperti ramp check. Peristiwa ini diharapkan menjadi kesempatan untuk memperbaiki ketimpangan dalam standar operasional.

Terkadang, penyelenggaraan transportation umum di Indonesia masih menghadapi tantangan. Huda meminta pemerintah meningkatkan perhatian terhadap audit armada angkutan publik. Hal ini menjadi prioritas mendesak sebelum musim mendadak, di mana adanya mobilitas masif meminta standar keamanan yang lebih ketat.

Kasus kecelakaan di Tol Krapyak, Semarang, melibatkan Dirut dan sopir bus PT Cahaya Pariwisata Transportasi. Penyusup suspek adalah Ahmad Warsito, yang mengoperasikan bus dengan SIM palsu dan tanpa perlengkapan keamanan. Penyelenggaraan kinerja safeguard seperti Uji Keahlian Penumpang dan pemilihan sopir tidak memenuhi ketentuan.

Pemilik perusahaan Ahmad Warsito tidak memberikan pelatihan spesifik kepada sopir. Selain itu, busnya tidak terlengkap dengan fasilitas pelindung seperti sabuk. Hasil uji forensik menunjukkan SIM yang digunakan oleh sopir merupakan cetak palsu, bukan identitas resmi. Polrestabes Semarang mengidentifikasi tiga individu terkait dengan pelanggaran protokol.

Awalnya, penandaan SIM GIF (Gilang Ihsan Faruq) menunjukkan asalnya dari Satuan Lalu Lintas Padang. Namun, Uji Laboratorium Forensik membuktikan SIM tersebut tidak terdaftar di satuan tersebut. Penyusup juga mengklaim tidak ada sertifikat pengamanan yang dimiliki oleh perusahaan.

Huda mengawasi pengakuan penyelenggara, khususnya sebelum Lebaran Indonesia. Ia meminta Kementerian Perhubungan memperkuat regulasi keamanan transportasi umum. Ada keharapan auditing rutin dan penegakan hukum yang lebih ketat untuk menghindari tragedi seperti ini.

Pengecualian dalam laka-lintas transportasi tetap menjadi masalah. Peristiwa di Semarang menunjukkan kebutuhan peningkatan standar operasional. Huda berharap pemerintah dan pihak terkait bisa bersyaria untuk memastikan keamanan masyarakat saat melakukan mobilitas.

Awalnya, kebijakan laka-lintas di Indonesia masih perlu optimalisasi. Kasus ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk memperkuat regulasi. Huda mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan sistem angkutan yang lebih aman dan efisien.

Perbaikan pendirian laka-lintas harus diwujudkan secara komprehensif. Hal ini bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga perubahan cultural dalam pengoperasian transportasi umum. Semua pihak terlibat harus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih selamat.

Penerapan standar keamanan yang ketat menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kecelakaan. Huda berharap pemerintah bisa berani mengambil langkah yang bertekanan. Meski tantangan ada, harapan tetap ada untuk menciptakan sistem angkutan yang lebih tepat.

Pertumbuhan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan transportasi umum harus diiringi dengan standar keamanan yang mutakhir. Kematangan dalam pengoperasian dan pengelolaan laka-lintas menjadi kebutuhan mendesak. Huda menyadari bahwa perubahan ini membutuhkan kerja sama dari semua pihak.

Sistem pendampingan laka-lintas harus menjadi prioritas pemerintah. Hal ini bukan hanya untuk menghindari tragedi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas angkutan umum. Huda mengajak pemerintah bersyaria untuk menciptakan kebijakan yang lebih efektif.

Pengecualian dalam laka-lintas transportasi tetap menjadi tantangan besar. Kasus di Semarang menunjukkan kebutuhan peningkatan standar operasional. Huda berharap pemerintah bisa lebih aktif dalam memastikan keamanan.

Langkah-langkah perbaikan harus diwujudkan dengan cepat. Huda mengetahui bahwa stabilitas laka-lintas memengaruhi keamanan masyarakat. Harapan tetap ada untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih terorganisasi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan