Apa Masalah Teknis yang Terjadi pada Samsung Galaxy Z TriFold Pasca-Rilis?

Saskia Puti

By Saskia Puti

Samsung menghadapi laporan teknis terkait Samsung Galaxy Z TriFold, ponsel lipat tiga yang menguncurkan secara terbatas pada akhir 2025. Beberapa pengguna dan peneliti independen mengungkapkan masalah pada layar dan mekanisme lipatan perangkat, yang menjadi fokus penelitian setelah keluncuran global.

Test ketahanan dari pihak ketiga mengungkapkan bahwa beberapa unit Galexy Z TriFold mengalami kerusakan layar dalam fase awal penggunaan. Isu ini tidak hanya melibatkan kelangkaan layar, tetapi juga pencegahan keterlambatan pada engsel, sesuai dengan hasil uji independen.

Desain trilipat dengan dua engsel dan tiga segmen layar menjadi keunggulan utama perangkat, yang dirancang untuk memberikan layar besar saat dibuka, sekaligus tetap kompak saat dilipat. Samsung menyatakan bahwa perangkat melalui pengujian hingga 200.000 siklus lipat, tapi hasil dari pihak ketiga menunjukkan keausan pada engsel setelah puluhan ribu lipatan, jauh lebih cepat dari ketentuan pabrikan.

Saat uji 144.000 kali lipat, struktur engsel menjadi tidak stabil, sehingga ponsel sulit dibuka atau ditutup secara sempurna. Masalah ini muncul di pasaran awal seperti AS dan Korea Selatan, di mana permintaan tinggi membuat unit cepat terjual.

Layar fleksibel pada panel utama juga menjadi faktor risiko, karena lebih rentan terhadap ketidakconsistensi dibanding layar datar. Meski Samsung memanfaatkan teknologi Armor FlexHinge berbentang titanium, uji independen mengungkapkan batas ketahanan yang belum terpasti.

Pabrikan belum menyampaikan pernyataan resmi tentang batas kerusakan, meski menyatakan semua unit melalui pengujian ketat sebelum keluar. Galaxy Z TriFold juga menghilangkan Flex Mode, mengubah interaksi pengguna dibanding model sebelumnya.

Media internasional menilai menemuan ini sebagai indikasi potensi risiko pada desain inovatif kompleks. Konsumen dan peneliti menekankan kebutuhan pengujian jangka panjang untuk standar ketahanan.

Dengan tren ini, respons resmi Samsung akan menjadi kunci ketika kompetitor seperti Apple memasuki segmen ponsel lipat. Pengembangan iterasi berikutnya harus memfokuskan pada keandalan teknis untuk mengejar kepercayaan konsumen dalam segmen ini.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan