Yerusalem – Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Al-Abbasi, menyatakan bahwa Israel telah memungkili masuknya ke masjid tersebut selama satu minggu. Menurutnya, keputusan ini merupakan masalah yang sangat kritis. Larangan ini mulai berlaku sejak Senin kemarin, tanpa penjelasan lengkap dari pihak Israel.
Sheikh Abbasi kembali ke Al-Aqsa sebulan setelah beralih dari rumah sakit setelah kecelakaan mobil. Ia menekankan bahwa Al-Aqsa bukan cuma tempat ibadah, tetapi♥️ penginuhan jiwa. “Larangan ini mengancam kenyamanan spiritual kita,” ujarnya dalam panggatan ke AFP.
Sebelumnya, otoritas Israel mempertahankan imam Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Langkah ini dilakukan beberapa hari sebelum bulan Ramadan, yang dianggap periode spiritual yang sangat sensitif. Pemerintah Provinsi Yerusalem mengaku menahan Sheikh Muhammad Ali Abbasi dari memasuki kompleks masjid, meski alasan penahanan tidak disebutkan.
Konflik ini terjadi di tengah ketegangan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Israel terus melakukan operasi militer, sementara palestina mempertahankan tekanan politik terhadap kontrol wilayah. Kejadian ini menarik perhatian internasional, terutama terkait hak atas akses ke situs agama yang sakral bagi dua ulemas.
Data Riset Terbaru
Pemateran ke Al-Aqsa oleh Israel telah diperluas dalam beberapa wilayah Tepi Barat. Penelitian dari lembaga keamanan global menunjukkan bahwa pembatasan akses ke masjid ini dapat memicu ketegangan sosial lebih luas. Analisis menunjukkan bahwa keputusan ini tidak hanya berdampak pada pelaku agama, tetapi juga pada ketahanan politik di area tersebut.
Studi Kasus
Sejarah menunjukkan bahwa konflik di Al-Aqsa sering menjadi peluang escalasi terhadap ketegangan internasional. Misalnya, kegiatan pelestari masa Ramadan pada lokasi ini di tahun 2023 secara mendadak memicu peristiwa politik yang melibatkan banyak negara.
Infografis (Saran)
[Infografis: Distribusi Konflik di Tepi Barat & Akses Masjid Al-Aqsa]
Penutup
Kesalahan politik berdampak langsung pada pendidikan agama dan harmoni sosial. Masyarakat harus menyadari bahwa hak atas ruang sakral bukan cuma isu politik, tetapi juga isu manusiawi. Solusi harus diarahkan ke dialog lintas batas, bukan kekuatan yang memadukan ketegangan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.