Kejadian Tragis di SMPN 16 Bandung: Sosok Pembunuh Mengancam Siswa di Lahan Eks Kampung Gajah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Telah tercatat kematian siswa ZAAQ dari SMP Negeri 26 Bandung yang dialami penyakit fatal. Aksi pembunuhan dilakukan oleh dua remaja, YA (16) dan AP (17), melalui pembekukan dan luka pasangan. Peristiwa ini memangkankan masyarakat yang tidak menyadari kemungkinan eksistensi agresi tersebut dari sisi dua tokoh.

Uke Saepurohma, yang dilansir detikJabar, menyampaikan ketakutannya tentang kejahatan yang terjadi. AP, yang diluangkan sebagai tukang pasang dekorasi, tidak lagi bersekolah meskipun masih di bawah usia. Sementara itu, YA dianggap remaja yang sering melakukan tindakan aneh, meskipun awalnya dianggap hanya sebagai kejahatan biasa.

Ketiga, relasi ZAAQ dengan YA yang panjang sejak SD seolah jadi dasar untuk perburukan hubungan keluarga. Sebabnya, ZAAQ dipindahkan ke Bandung untuk menjauh dari YA, tapi kebencian tetap bertahan. Keluarga merasa ZAAQ sering mengalami kekerasan, sehingga ketika korban hilang kontak, keteguan langsung menilai YA sebagai pelaku.

Pemuda tersebut teroris di eks Kampung Gajah, KBB, pada Jumat. Hasil autopsi menunjukkan luka serius di perut dan kepala akibat ambigu senjata tajam dan serangan fisik. Keluarga langsung menyampaikan dugaan kepada polisi sehari setelah korban ditemukan.

Kebijakan ini mengingatkan bahwa ancaman violence bisa muncul dari sisi yang tidak diharapkan, bahkan dari relasi pribadi. Peringatan akan selalu perlu diberikan untuk menjaga harmoni di lingkungan pribadi, terutama di mana kepercayaan dan perlindungan menjadi fondasi utama.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan