5 Kesalahan Pakai Lanyard di Hotel Mewah Jakarta

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

5 Fakta Maling Pakai Lanyard Beraksi di Hotel Mewah Jakarta

Jakarta – Salah satu pria melakukan pencurian di hotel bintang lima di kawasan Karet menggunakan alat lanyard. Polisi berhasil menangkap pelaku setelah aksi ini tercatat oleh kamera CCTV.

Pelaku, seorang pria berinisial NW (43), menjalani tindakan penangkapan Selasa (10/2) jam 12.41 WIB. Polisi mengungkap bahwa pelaku menggambarkan diri sebagai karyawan atau peserta kegiatan dengan menggunakan lanyard dan baju batik untuk menghindari ketertarikan.

Fakta pertama adalah kehadiran lanyard dan laptop korban yang ditangkap. Polisi menyita satu unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, serta beberapa baju dan aksesori lainnya. Pelaku juga melakukan tindakan ini di beberapa hotel mewah di Jakarta.

Pelaku memanfaatkan kesempatan saat kegiatan seminar atau pertemuan di hotel. Dengan mimik dan pakaian rapi seperti karyawan, ia masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan. Strateginya mengandalkan kelengahan dan penampilan yang terlihat normal.

Korban mengalami kerugian Rp 300 ribu karena kehilangan tas ransel hitam yang berisi ponsel, laptop, dan uang. Peristiwa ini terjadi saat korban meninggalkan barang di ruang rapat. Polisi masih memeriksa kemungkinan kejahatan lain yang terkait dengan pelaku.

Peristiwa ini menunjukkan cara penyangkal yang cerdas dalam mengejar korban. Penggunaan lanyard bukan hanya sebagai alat penampilan, tetapi juga alat untuk mengkaitkan diri dengan lingkungan kerja.

Polisi merencanakan penangkapan lebih lanjut jika ada rencana pencurian lain. Pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pertumbuhan kasus pencurian menggunakan lanyard di lokasi mewah mengindikasikan tren kekerasan yang perlu diawasi. Establishment mewah mungkin perlu memperkuat sistem keamanan, seperti pemantauan CCTV lebih canggih atau pelatihan karyawan untuk mengidentifikasi perilaku anomali.

Pemilik atau peneliti keamanan wajib mengembangkan strategi proaktif untuk mengantisipasi aksi serupa. Teknologi seperti RFID atauotting digital mungkin menjadi solusi untuk melindungi barang berharga di lokasi umum.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan