200 ribu UMKM di Sumatera terdampak bencana, total utang tembus Rp 12 T

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Maman Abdurrahman, menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menyatakan bahwa bencana Sumatera telah memengaruhi 200 ribu pemilik UMKM, dengan total utang sebesar Rp 12 triliun. Data ini meliputi 125 ribu debitur di Aceh, 53 ribu di Sumatera Utara, dan 28.000 di Sumatera Barat.

Pemilik UMKM yang terpengaruhi tersebar di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Maman menjelaskan jumlah utang masing-masing provinsi: Rp 7 triliun di Aceh, Rp 3 triliun di Sumatera Utara, dan Rp 1,7 triliun di Sumatera Barat.

Bantuan pemerintah telah diberikan kepada UMKM yang terpengaruhi melalui 6 program relaksasi. Program ini mencakup pengurangan suku bunga, masa tenggang (grace period), pengaturan status kolektibilitas, restrukturisasi kredit, relaksasi agunan tambahan, akses KUR baru, serta usulan penghapusan kredit.

Maman menjelaskan, program ini dibagi menjadi tiga periode: pemetaan, relaksasi, dan pemulihan hingga Desember 2027. Pendanaan ini bertujuan untuk UMKM yang telah akses ke bank tetapi mengalami kesulitan pasca bencana.

Pemerintah juga menyiapkan relaksasi bagi UMKM yang meminjam KUR atau kredit non-KUR sebelum bencana banjir. Kebijakan ini disusun dalam Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 2 Tahun 2026 (Permenko 2/2026).

Relaksasi ini mencakup pembekuan cicilan, restrukturisasi kredit, hingga penghapusan utang. Merekapan ini diharapkan membantu UMKM mengatasi ketidakpastian ekonomi pasca bencana.

Dampak bencana Sumatera pada UMKM sangat besar. Namun, dengan dukungan dari kebijakan pemerintah, banyak pemilik UMKM bisa memperoleh bantuan untuk mengatasi beban utang.

Program relaksasi ini tidak hanya membantu UMKM individu, tetapi juga mendukung stabilitas ekonomi daerah. UMKM yang berkelanjutan sangat penting untuk pemulihan pasca bencana.

Bantuan dari pemerintah ini merupakan langkah penting untuk mendukung pemulihan UMKM. Konsistensi danGotong Royong dari semua pihak diperlukan agar pengaruh bencana bisa dikontrol.

Dengan pendampingan pemerintah, UMKM bisa kembali bangun dan berkontribusi pada ekonomi, menunjukkan kekuatan kesabaran dan dukungan bersama.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan