Menchubuk Rapat Bersama Gubernur Banten untuk Diskusikan Pelaksanaan Transport Lebaran 2026

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Banten memiliki lokasi strategis dalam pengelolaan angkutan Lebaran karena menjadi jalur utama pergerakan masyarakat dari Jawa, terutama Jakarta, menuju Sumatera. Area ini menyelenggarakan 11,17 juta orang yang bergeraksetiap tahun. Di Banten ada simpul transportasi yang sangat padat, seperti pelabuhan Merak-Bakauheni dan Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga hampir semua kendaraan yang ke Sumatera melalui jalur darat dan pelabuhan harus melewati provinsi ini.

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, memeluk rapat dengan Gubernur Banten Andra Soni di Serang untuk diskusi pelaksanaan mudik Lebaran 2026. Di rapat tersebut masuknya Wakil Mantan Menhub, direktur jenderal dari berbagai Departemen Perhubungan, pejabat daerah, dan penempatan pengawas Banten.

Bandara Soekarno-Hatta menjadi titik awal dan tujuan utama dengan total 3,18 juta penumpang. Pelabuhan Merak-Bakauheni diperkirakan akan terpasang 6 juta penumpang. Kementerian Perhubungan siapkan 255 kapal dengan kapasitas 6,15 juta orang, serta 770 ribu kendaraan via 15 jalur pelabuhan.

Untuk mengatasi kekestangan, Kementerian telah menyiapkan sistem delaying di lima lokasi utama di Merak, Ciwandan, dan BJJ Bojonegara. Kelima jalur alternatif, seperti Merak-Bakauheni dan BKS, diatur sebagai backup. Ciwandan akan melayani kendaraan kecil dan truk, sementara Pejabat Krakatau dan BBJ Muara Pilu menjadi solusi kontingen.

Banten juga menghadapi tantangan pasar tumpah di Kalodran, Kranggot, dan Sentiong, serta risiko bencana banjir di area Anyer, Carita, dan Tanjung Lesung. Kementerian telah meningkatkan pengawasan di 157 perlintasan, dengan penambahan 43 penjaga jalan. Jalur utama di pelabuhan Merak menjadi prioritas pengamanan.

Kementerian Perhubungan terus berkollaborasi dengan pemerintah Banten untuk mengantisipasi kekestangan dan bencana. Pendampingan UPT di Banten fokus pada perlintasan yang terpadu dengan kawasan pelabuhan.

Banten menjadi kunci memastikan Angkutan Lebaran berjalan lancar. Kinerja infrastruktur provinsi ini menegaskan pentingnya persiapan dini, baik untuk masyarakat maupun pejabat. Selama mudik, optimasi jalur transportasi dan pengawasan akan menjadi solusi utama untuk menghindari ketimpangan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan