Masjid Gedhe Kauman Jogja Merajai Tarawih Perdana dengan Jemaah Tumpah Ruah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Masjid Gedhe Kauman di Kraton, Jogja, mengakui rencana menyelenggarakan salat tarawih pertama pada malam ini. Acara ini disusun sesuai kalender hijriah global yang ditetapkan Muhammadiyah, dengan tarikh 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Setiap jam maghrib hingga isya, ruang salat terisi oleh para ikhlas yang terus semakin banyak.

Dampak penuhnya ruang utama, jemaah warga terdistribusi di area utama dan sekitar lingkungan masjid. Dalam percakapan dengan detikJogja, Azman Latif, ketua takmir, menjelaskan kejelasan penentuan tarikh ramadhan berdasarkan observasi hilal yang tercapai di wilayah Amerika dan Alaska. “Pikiran kami fokus pada standar global, sehingga tidak ada penyesuaian tambahan,” kata ia.

Data ilmiah menunjukkan bahwa kondisi hilal saat ini memenuhi kriteria minimal 5 derajat visibilitas dan 8 derajat panjang sudut, yang memungkinkan pengamatan jelas. Proses penentuan jadwal imam telah direncanakan sehari-hari sejak awal tarikh ramadhan.

Sebagai simbol perpaduan, perayaan ini menggambarkan keberagaman dalam persembuhan. Para musyawarah dari berbagai usia dan latar belakang saling mendukung, menunjukkan spirit rakyat yang kuat.

Pendekatan ini tidak hanya menghormati tradisi, tetapi juga menjadi peluang untuk mempererat siluet umat Islam. Setiap tanda tarikh, seperti salat tarawih, mengingat peran agama dalam menyatukan jiwa.

Masa ini menegaskan bahwa keberagaman dalam kepercayaan tetap bisa menjadi kekuatan. Pelaksanaan salat tarawih di Masjid Gedhe Kauman menjadi pengingat bahwa ritual spiritual bisa menjadi jembatan antara berbagai kelompok. Setiap tarikh ramadhan, masyarakat dipanggil untuk tetap berpartisipasi dengan penuh iman dan kesusilaan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan