Daftar Negara dengan Durasi Puasa Ramadan 2026 Paling Panjang dan Singkat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Durasi puasa Ramadan 2026 beragam di berbagai negara. Faktor ini tergantung pada lokasi geografis dan panjang siang yang ditentukan oleh posisi bumi terhadap matahari. Umat Islam menjalankan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan rentang waktu yang bisa lebih lama atau singkat tergantung wilayah dan musim.

Menurut Al Jazeera, perbedaan ini muncul karena variasi waktu siang di berbagai wilayah. Negara yang lebih dekat kutub utara atau selatan mengalami siang lebih panjang, sehingga puasa mereka juga lebih lama. Perbedaan ini juga terkait dengan rotasi bumi dan kemiringan sumbu bumi terhadap matahari. Saat Ramadan 2026 jatuh di periode tertentu, negara di utara dapat mengalami siang lebih lama, sementara negara di selatan punya durasi puasa yang lebih singkat atau sebaliknya.

Data dari IslamicFinder menunjukkan daftar negara dengan durasi puasa terlama dan tercepat pada Ramadan 2026. Di Eropa Utara dan wilayah sekitarnya, beberapa negara mencatat waktu puasa terpanjang. Di Jakarta, durasi bisa mencapai lebih dari 14 jam per hari, terutama di akhir Ramadan. Contohnya, Christchurch di Selandia Baru memerlukan 15 jam 22 menit, sementara Puerto Montt di Chile memerlukan 15 jam 13 menit.

Di sisi lain, negara di Asia Tenggara, Afrika, dan sebagian Amerika mencatat durasi puasa yang lebih singkat. Wilayah ini lebih dekat garis khatulistiwa sehingga siang relatif stabil. Paris di Prancis hanya memerlukan 11 jam 33 menit, sedangkan Nuuk di Greenland memerlukan 11 jam 42 menit. Di Jakarta, durasi terjangkau tetap berada di kisaran 13 jam per hari.

Perbedaan durasi puasa ini mengingatkan bahwa kebangsaan memiliki pengalaman spiritual yang berbeda. Pemahaman ini bisa membantu umat Islam merenung lebih baik tentang kearifan al-Quran yang menyentuh aspek kehidupan sosial dan geografis. Setiap durasi punya makna khususnya, tergantung pada kondisi alam yang dihadapi.

Memahami perbedaan ini bukan hanya tentang waktu, tetapi juga tentang persiapan spiritual. Semua umat berdoa agar puasa ini menjadi pelajaran hidup yang bermakna. Ramadan 2026 bukan hanya tentang menghindari makanan, tetapi juga tentang memahami kearifan yang tersembunyi dalam setiap saat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan