Ramadan, bulan suci yang dihadiri oleh umat muslim, akan segera tiba. Di Amerika Utara, pengadilan akhir tentang awal puasa akan dilaksanakan pada 1 Ramadan 1447 H/2026 M besok. Di wilayah lain, prediksi menunjukkan bahwa puasa akan dimulai pada tanggal pertama yang lebih awal, yaitu 19 Februari.
Penentuan awal Ramadan didasarkan pada visibilitas bulan baru. Al-Jazeera melaporkan bahwa saat matahari terbenam di suatu wilayah, bulan harus memiliki elongasi minimal 8 derajat dan berada di atas cakrawala sekitar 5 derajat untuk dapat dilihat. Proses ini memerlukan kondisi langit yang gelap cukup, sehingga pengamatan dengan mata telanjang menjadiKRUCIAL.
Faktor lain yang mempengaruhi adalah ketinggian bulan saat matahari terbenam. Semakin tinggi, semakin sedikit bulan harus bersaing dengan atmosfer yang tebal. Waktu tunda, atau durasi antara matahari terbenam dan bulan terbenam, juga mempengaruhi kemungkinan pengamatan. Minimal 45 menit diperlukan agar langit gelap, dan durasi lebih panjang meningkatkan kesempatan melihat bulan.
Perkiraan untuk 1 Ramadan 1447 di berbagai wilayah menunjukkan perbedaan. Amerika Utara, melalui Dewan Fiqh Amerika Utara (FCNA), menetapkan 18 Februari sebagai awal. Sedangkan di Eropa, Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR) serta Turki menilai 19 Februari sebagai hari pertama. Timur Tengah, terutama Arab Saudi, akan menunggu hasil pengamatan di Selasa malam 17 Februari. Asia, termasuk Indonesia, prediksi 19 Februari, sementara Afrika dan Oseania juga mengikuti pola serupa.
Proses pengamatan bulan baru sangat krusial. Jika hilal terlihat di Makkah pada Selasa, Rabu mungkin menjadi hari pertama. Namun, kemungkinan ini sangat kecil karena usia bulan baru hanya 3 jam 18 menit. Di luar sana, usia bulan akan lebih besar, sehingga lebih mudah diamati.
Pengamatan ini bukan hanya ilmiah, tetapi juga spiritual. Umat muslim di seluruh dunia mengharapkan kehadiran bulan baru sebagai tanda awal puasa. Waktu ini menjadi pembuka untuk refleksi, doa, dan persiapan untuk menjalani Ramadan dengan keikhlasan.
Ramadan adalah waktu yang mengingatkan kita untuk memperhatikan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek hidup. Semoga pengadilan Tuhan memberikan kemudahan untuk menjalani bulan ini dengan kebaikan, keikhlasan, dan kebersamaan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.