Salah satu tragedi di Boyolali: Ribuan ternak ayam pergi mati akibat kebakaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, terjadi kebakaran yang menyakiti ribuan ekor ayam. Kebakaran ini menyelundupkan kandang yang berisi 10 ribu ekor anak ayam milik Aminudin di Dukuh Brajan, Desa Sindon. Material yang mudah terbakar, seperti pakan dan peralatan, memicu penyebaran api cepat.

Segeneralkan detikjateng, calon jago merah dalam waktu singkat melaporkan bahwa struktur kandang dengan ukuran 10 meter lebar dan 40 meter panjang ludes terbakar. Hal ini mengakibatkan semua ayam, beserta stok pakan dan alat-alat seperti blower, terpanggang.

Pemeriksaan penyelenggaraan menunjukkan sumber api kemungkinan berasal dari tungku pemanas yang masih menggunakan bahan bakar arang. Komandan piket regu 04 Damkar Satpol PP Boyolali, Agus Saptoto, menjelaskan risiko ini karena penggunaan bahan bakar kering yang mudah terbakar.

Awalnya, kandang baru diisi 10 ribu ekor, tetapi dalam waktu tiga hari semua ternak habis. Bencana ini tidak hanya menghancurkan aset ekonomi, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan sekitar.

Pemilik ternak perlu meningkatkan ketelitian dalam mengelola bahan bakar dan materials kering. Penggunaan teknologi pemasangan yang aman, seperti tungku dengan bahan bakar non-flammable, bisa menjadi solusi. Selain itu, pelatihan rutin terhadap ketentuan keselamatan dalam operasi ternak akan membantu mencegah kecelakaan serupa.

Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi sesama petani. Semakin tinggi risiko kebakaran di lingkungan kering, semakin perlu inovasi yang mengurangi penggunaan bahan bakar berbahaya. Semua pihak harus berkolaborasi untuk melindungi kehidupan hewan dan keamanan masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan