Pemkot Semarang Melaksanakan Tradisi Dugderan Tahunan Sebelum Ramadan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Kota Semarang menyelenggarakan tradition Dugderan tahunan dengan tema ‘Bersama Dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi’ di Jawa Tengah. Acara ini diadakan untuk menyambut awal bulan Ramadan. Wali Kota, Agustina Wilujeng, menjelaskan Dugderan merupakan warisan kuno yang diselamatkan oleh masyarakat, meskipun berakar dalam budaya Islam tetapi ditinggalkan oleh berbagai umat.

Tema ini dipilih karena Dugderan menjadi kesempatan penting untuk menghadiri puasa, serta mencerminkan kebersamaan masyarakat yang beragam namun tetap harmonis. Agustina menyoroti simbol Warak Ngendog yang menyajikan nilai pengendalian diri, kerukunan, dan harapan bersama. Ia menekankan bahwa jika warak tidak disimpan, bisa terjadi konflik.

Inovasi tahun ini melibatkan anak-anak melalui Pawai Dugder Anak, yang mengajukan pelajar dan seni budaya. Keberlangsungan tradisi diharapkan dengan partisipasi generasi muda, yang menjadi kunci pertolongan warisan ke depan. Dugderan juga digelar bersamaan perayaan lintas agama, seperti Imlek dan Pra-Paskah, untuk memperkuat toleransi dan harmoni.

Akaran, Dugderan 2026 diikuti ribuan peserta dari 16 kecamatan, organisasi budaya, serta komunitas seni. Acara mencakup kirab budaya, peransangan senjata tradisional, serta pemukulan bedug sebagai simbol persatuan.

Tradisi ini dinilai mampu memicu dampak positif bagi pariwisata dan investasi. Wali Kota sekaligus memberikan terima kasih kepada umat Muslim yang menjalankan puasa, menjelang bulan suci akan dimulai.

Tradisi Dugderan menunjukkan bagaimana warisan budaya bisa beradaptasi dengan zaman sambil mempertahankan nilai-nilai penting. Keterlibatan anak-anak dan lintas keagamaan menjadi contoh bagaimana keberagaman bisa berdampak positif. Keberlanjutan tradisi ini membutuhkan partisipasi akrab dari semua generasi. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin kuat rasa persatuan yang didorong Dugderan. Harapnya, semangat ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan