Gerak Cepat Polisi-TNI-BPBD Berkut 110 Padamkan Kebakaran Lahan di Riau

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kebakaran terjadi di Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti. Laporan masyarakat melalui layanan 110 mendesak pengawasan. Polres, TNI, BPBD serta masyarakatPeduli Api segera berintervensi.

Pemadam kebakaran dimulai pada 14 Februari 2026 sore. Lembaga berkepalaan 41 orang, meliputi 21 polisi, 2 TNI, 9 BPBD, 6 desa, dan 3 MPA. Mesin strike mini dan saling pemadam digunakan, namun sumber air terbatas mengkendali proses.

Ketimpangan sumber air menjadi tantangan awal. Kapolres Kapolres Aldi Alfa Faroqi menilai penyebab kebakaran berasaskan kombinasi faktor alam dan tindakan manusia. “Pembukaan lahan dengan cara dibakar serta kelalaian seperti membuang puntung rokok secara acak bisa memicu api,” ujarnya.

Kebakaran akhirnya dikejar sekitar pukul 18.00 WIB. Area tipis masih menimbulkan risiko, sehingga pengawasan terus dilakukan. Koordinat kebakaran 0.9774 N, 102.67596 E.

Petugas mengingatkan masyarakat untuk menghindari pembakaran lahan dan melaporkan tanda-tanda kebakaran melalui layanan 110.

Data terbaru menunjukkan bahwa 70% kebakaran di kepulauan Indonesia dalam satu tahun terakhir terkait aktivitas manusia. Teknologi deteksi kebakaran seperti sensornematika diarea hutan mulai diperkenalkan untuk meningkatkan respons.

Studi kasus kebakaran di Kalimantan Barat 2025 menunjukkan pengenalan sistem alarm berbasis cuaca meningkatkan kecepatan pengendalian api. Peralatan seperti drone dengan kamera termal juga digunakan untuk pemantauan dini.

Pemicu kebakaran sering sarat dengan ketidaktahuan masyarakat. Kampanye edukasi tentang manajemen lahan dan dampak bencana menjadi solusi jangka panjang.

Semua orang berperan dalam mencegah kebakaran. Tindakan siap saat ini seperti melaporkan cepat atau menghindari pembakaran terbuka dapat mencegah bencana skala besar. Kesadaran bersama adalah kunci menjaga keharmonisan lingkungan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan