China Menggunakan Robot Humanoid untuk Mengatur Keamanan di Perbatasan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

china telah memadukan teknologi ai dalam keamanan perbatasan melalui robot humanoid. model walker s2 yang dikembangkan ubtech robotics akan diimplementasikan di fangchenggang, provinsi guangxi, dengan biaya 264 juta yuan. robot ini dirancang untuk pendampingan petugas manusia dalam tugas seperti memandu antrean, memastikan keamanan kendaraan, serta menyediakan dukungan logistik.

ketinggian fitur robot ini adalah kemampuannya mengganti baterai secara mandiri, memungkinkan operasi 24 jam tanpa intervensi manusia. pengembangan ini mencerminkan ambisi china untuk mengintegrasikan robot humanoid sebagai bagian dari infrastruktur keamanan nasional. jika sukses, teknologi ini bisa diperluas ke bandara, pelabuhan, atau stasiun kereta api yang beraktivitas tinggi.

pada europa, konsep robothelmian ini juga semakin diikuti. frontex, lembaga pengawasan perbatasan union, telah mengadopsi sistem ai untuk pengawasan otomatis. laszlo palkovics, pejabat magyar untuk kecerdasan buatan, menyatakan bahwa robot humanoid sudah mencapai fase produksi massal. “teknologi ini telah melewati fase eksperimen dan siap untuk produksi besar,” kata ia dalam suatu penebaran.

berada di asia atau europa, implementasi robot humanoid di perbatasan menandai pergeseran global menuju sistem keamanan berbasis ai. pengalaman aus half menginduk inovasi di negara lain, termasuk di indonesia. robot ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga meminimalkan risiko manusia dalam kondisi berisiko tinggi.

teknologi ini membuka peluang untuk mengoptimalkan pemanfaatan ai di infrastruktur publik. dengan kemampuan robot walker s2 untuk beradaptasi di lingkungan keramaian, potensi penggunaannya di berbagai sektor semakin besar. kemajuan ini menunjukkan bahwa robot humanoid bukan hanya alat, tetapi solusi strategis untuk mengelola tantangan keamanan modern.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan