Titiek Soeharto Mendukung Polri dalam Tangani Bencana Sumatera yang Turun Sejak Penanganan Awal

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Siti Hediati Hariyadi, kepala Komisi IV DPR RI, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mereka mengakui upaya Polri dan TNI yang telah mulai berintervensi sejak hari pertama untuk mengatasi banjir dan tanah longsor. Titiek merangkum terima kasih atas bantuan yang diberikan Polri dalam menyekolahkan konstruksi, mengumpulkan bahan baku, serta menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat.

Dalam pengunjungannya, kedua pejabat menyerahkan bantuan melalui 16 truk. Polri juga meminjamkan teknologi mobile water treatment untuk memproses air bersih dari sumber air seperti sungai atau air payau. Titiek menekankan bahwa sistem ini mampu mengubah air beracun menjadi air yang aman untuk dikonsumsi.

Titiek juga menyampaikan bahwa mobil mobile water treatment akan dikawalkan ke area bencana lain di Sumatera. Kehadiran Kapolri dan Titiek mencakup perikatan dengan masyarakat lokal, peninjauan kesehatan, serta distribusi bantuan sosial seperti sejenis makanan, seragam, dan alat tulis.

Bantuan yang dikirim mencakup 16 truk penuh dengan barang seperti sembako, sarung, Al-Qur’an, dan truk tangki air. Teknologi mobile water treatment menjadi solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Titiek harap penanganan ini bisa diperluas untuk membantu daerah lain yang terpancang.

Kunjungan ini tidak hanya berupa pengajuan bantuan, tetapi juga kesempatan untuk mendesain solusi jangka panjang. Teknologi mobile water treatment oleh Polri menunjukkan kemampuan adaptasi dalam situasi bencana. Kerjasama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci untuk mengatasi dampak bencana.

Ini menjadi contoh bagaimana respons cepat dapat mengurangi kesulitan masyarakat. Teknologi dan keberagaman sumber bantuan menunjukkan pentingnya kerja sama. Semua pihak harus terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari bencana di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan