Canda Pramono Belum Bisa Tidur Setelah Kalah dengan Arema FC

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, mengakui kritik terhadap fokusnya pada Persija Jakarta. Pengakuan ini diberikan saat acara Sambutan Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, minggu 15 Februari 2026. Di awal, Pramono menekankan ambisi mempromosikan Betawi sebagai identitas kota yang kuat.

Dilansir, Pramono mengakui bahwa presensi di pertandingan Persija Jakarta telah memengaruhi kenyamanannya. Akibat kekalahan 0-2 terhadap Arema FC di pesta Super League 2025-2026 pekan ke-20, Pramono mengakui sulit tidur karena tekanan tersebut. “Bahkan sekarang ini, saya dinilai terlalu ngurus Persija. Tapi, ya, Persija adalah tim yang saya pengin dukung,” ujarnya.

Penegasan Pramono juga mencakup percakapan dengan Diky Soemarno, Ketua Umum The Jakmania. Saat bertemu setelah kekalahan, Pramono bercanda ringan dengan Diky, “Saya kalau udah kalah Persija, ketemu Diky, aduh sebal banget itu,” katanya.

Penegasan Pramono Anung ini disampaikan dalam konteks pembahasan identitas Betawi. Namun, kritik terhadap keterlibatannya pada klub bola tetap menjadi topik yang banyak dibahas.

Bagi masyarakat, Pramono mengajak untuk melihat Betawi bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai nilai yang bisa diimbaukan dalam kehidupan sehari-hari. Fokusnya pada pengembangan identitas lokal ini terasa relevan di tengah perkembangan kota Jakarta.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan